• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 9, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Awas, Jamu Mengandung Bahan Berbahaya Beredar di Jambi

Awas, Jamu Mengandung Bahan Berbahaya Beredar di Jambi

5 Desember 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Diberitakan sebelumnya dua warga kota Jambi diduga keracunan Jamu pada terbitan, Senin (05/12) kemarin, untuk mengklarifikasi kelanjutan tentang bahaya jamu tersebut, Aksi Post mengunjungi kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi untuk menanyakan kandungan jamu tersebut.

Dari hasil wawancara kepada pihak BPOM, mengatakan, Jamu yang bermerek Beruang ini sebelumnya sudah pernah ditarik dari pasaran karena sudah mengandung bahan kimia dan memalsukan izin edar BPOM yang terletak didalam bungkus jamu beruang tersebut, ujar, Fitri, Sebagai Unit Pelayanan Pengaduan Konsumen BPOM.

Berita Lainnya

Puji Sikap Kadis PUTR Batang Hari, Pengamat Sebut Pejabat Tak Boleh Sembarangan Buka Dokumen

Berkah Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

“Kita sudah tarik mas dari tempat penjualnya Karen jamu yang merek beruang ini ramuan yang mengandung bahan kimia dan melsukan nama BPOM yang terletak di dalam bungkus jamu beruang tersebut,” Terangnya, Selasa (05/12).

Sementara itu Pihak BPOM bagian pemeriksaan, Edi Satria mengatakan, akan menindak lanjut penjualan jamu yang tidak ijin eder tersebut, namun Edi tidak menjelaskan secara rinci kapan timnya akan turun langsung kepangan.

“Secepatnya kita akan ketempat penjualan tersebut, nanti kita cari ketempat yang jual jamu,” ungkap, Edi Satria.

Menurut salah satu warga Jambi, Jumaidi, mengharapkan kepada pihak BPOM untuk cepat turun kelapangan, guna mengecek dan menarik kembali jamu-jamu yang mengadung bahan berbahya, karena ini tentu sangat merugikan masyarakat dan mengancam keselamatan bagi penikmat jamu.

“BPOM jangan lambat bertindak, kalau lambat bertindak takutnya makin banyak korban,” ujarnya. (rul)

ShareTweetSend
Previous Post

Nilai Tukar Petani Naik 1,31 Persen

Next Post

Kabid Humas Pembicara Workshop Jurnalis Televisi

Related Posts

Puji Sikap Kadis PUTR Batang Hari, Pengamat Sebut Pejabat Tak Boleh Sembarangan Buka Dokumen

Puji Sikap Kadis PUTR Batang Hari, Pengamat Sebut Pejabat Tak Boleh Sembarangan Buka Dokumen

8 Januari 2026
Bupati Tak Ingin Dengar ASN Tanjabtim Pindah dengan Bermacam Alasan

Berkah Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap

6 Januari 2026
Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

6 Januari 2026
Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

5 Januari 2026
Fadhil Arief Lepas Keberangkatan Kafilah Kabupaten Batang Hari

Sebentar Lagi Batang Hari Punya Sekda Definitif, Mula Rambe Tertinggi

2 Januari 2026
Kementerian ESDM, SKK Migas dan KKKS Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pulau Sumatera

Kementerian ESDM, SKK Migas dan KKKS Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pulau Sumatera

18 Desember 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In