• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, April 22, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Awas, Jamu Mengandung Bahan Berbahaya Beredar di Jambi

Awas, Jamu Mengandung Bahan Berbahaya Beredar di Jambi

5 Desember 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Diberitakan sebelumnya dua warga kota Jambi diduga keracunan Jamu pada terbitan, Senin (05/12) kemarin, untuk mengklarifikasi kelanjutan tentang bahaya jamu tersebut, Aksi Post mengunjungi kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi untuk menanyakan kandungan jamu tersebut.

Dari hasil wawancara kepada pihak BPOM, mengatakan, Jamu yang bermerek Beruang ini sebelumnya sudah pernah ditarik dari pasaran karena sudah mengandung bahan kimia dan memalsukan izin edar BPOM yang terletak didalam bungkus jamu beruang tersebut, ujar, Fitri, Sebagai Unit Pelayanan Pengaduan Konsumen BPOM.

Berita Lainnya

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

“Kita sudah tarik mas dari tempat penjualnya Karen jamu yang merek beruang ini ramuan yang mengandung bahan kimia dan melsukan nama BPOM yang terletak di dalam bungkus jamu beruang tersebut,” Terangnya, Selasa (05/12).

Sementara itu Pihak BPOM bagian pemeriksaan, Edi Satria mengatakan, akan menindak lanjut penjualan jamu yang tidak ijin eder tersebut, namun Edi tidak menjelaskan secara rinci kapan timnya akan turun langsung kepangan.

“Secepatnya kita akan ketempat penjualan tersebut, nanti kita cari ketempat yang jual jamu,” ungkap, Edi Satria.

Menurut salah satu warga Jambi, Jumaidi, mengharapkan kepada pihak BPOM untuk cepat turun kelapangan, guna mengecek dan menarik kembali jamu-jamu yang mengadung bahan berbahya, karena ini tentu sangat merugikan masyarakat dan mengancam keselamatan bagi penikmat jamu.

“BPOM jangan lambat bertindak, kalau lambat bertindak takutnya makin banyak korban,” ujarnya. (rul)

ShareTweetSend
Previous Post

Nilai Tukar Petani Naik 1,31 Persen

Next Post

Kabid Humas Pembicara Workshop Jurnalis Televisi

Related Posts

Fadhil Arief: Paskibraka Putri Batanghari Harus Pakai Jilbab

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

18 April 2026
Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In