• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Januari 22, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Sarolangun Minim Tempat Pembuangan Akhir

Sarolangun Minim Tempat Pembuangan Akhir

5 April 2018
in HEADLINE

Sarolangun, AP  – Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi saat ini minim lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sehingga lokasi yang ada semakin padat sampah dan lahan berangsur sempit.

“Jumlah volume sampah di Sarolangun terus mengalami peningkatan, sementara sampah yang masuk ke TPA utama kurang lebih 50 ton perhari,” kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sarolangun, Arif Ampera, Kamis (05/04).

Berita Lainnya

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Menurutnya dengan produksi sampah yang diangkut oleh petugas kebersihan setiap harinya hampir mencapai 50 ton itu, membuat lahan TPA di Kecamatan Pelawan tersebut semakin sempit.

“Peningkatan sampah itu tentu berdampak pada kapasitas luasan daya tampung TPA. Sebab itu butuh lahan baru,” katanya.

Menurutnya lagi, dengan jumlah luasan lahan TPA Sarolangun yang hanya seluas tujuh hektare itu, tidak layak lagi menampung jumlah sampah yang dihasilkan tiap harinya.

“TPA itu ada sebelum Kabupaten Sarolangun dimekarkan, kami sudah mengusulkan untuk penambahan lokasi baru tapi tidak diluluskan, sementara kita sangat butuh,” katanya.

Sementara untuk mengantisipasi hal itu, saat ini pihaknya terpaksa harus melakukan penimbunan secara berlapis meskipun hal itu tidaklah layak dilakukan.

“Ya mau gimana lagi, lokasi tidak ada lagi, mau atau tidak mau harus begitu meskipun sebenarnya itu tidak layak lagi,” katanya menambahkan. luk

ShareTweetSend
Previous Post

Ancaman Anjing Liar Masih Terjadi di Tanjabbar

Next Post

Jembatan Alternatif di Daerah Perbatasan Perlu Dikaji Ulang

Related Posts

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

21 Januari 2026
Lewat Anjungan Mengenali Posisi Jambi Dimata Internasional, Emang Bisa?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

20 Januari 2026
Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

14 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In