• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 24, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pemilik Barang Selundupan Jadi DPO Kepolisian

Pemilik Barang Selundupan Jadi DPO Kepolisian

3 September 2018
in DAERAH

Jambi, AP – Pengusaha ekspedisi di Jambi Octo Vianus, yang dihukum terkait kasus penyelundupan barang elektronik mendesak kepolisian di Jambi khususnya Polres Tanjab Timur untuk memburu dan menangkap Chuandry (35) sebagai pemilik barang selundupan yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian.

Kuasa hukum Octo Vianus, Sahala SH dan rekan, Senin (03/09) mengatakan semestinya kepolisian khususnya Polres Tanjab Timur yang menetapkan DPO menangkap pemilik barang sebenarnya, Chuandry sehingga kasusnya menjadi jelas dan kliennya bukan sebagai korban dalam kasus itu.

Berita Lainnya

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Octo bukanlah pemilik barang elektronik yang ditangkap pihak Polres Tanjab Timur beberapa waktu lalu, sehingga dalam kasus ini semestinya pemilik barang yang sebenarnya Chuandry yang sudah ditetapkan sebagai DPO harus bisa ditangkap.

“Kami sudah memberikan data lengkap atas alamat Chuandry yang berada di Jakarta dan berharap kepolisian bisa menangkap secepatnya dan bisa memproses kasus tersebut sehingga klien saya bisa bebas dalam kasus itu,” kata Sahala.

Dalam DPO kepolisian, sudah jelas Chuandry dikenakan pasal 104 ayat 1 jo pasal 106 UU RI Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan jo pasal 480 jo pasal 56 KUHP.

Sementara itu Okto Vianus melalui kuasa hukumnya Sahala SH telah melakukan upaya hukum banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur memvonis kliennya satu bulan 15 hari atas kasus penyelundupan 612 dus barang elektronik yang diamankan Polres setempat beberapa waktu lalu.

Sahala mengatakan pihaknya juga merasa kliennya mendapatkan kriminalisasi dari proses penyidikan di kepolisian karena pemilik barang yang sebenarnya tidak ditangkap dan hanya ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Okto Vianus bukanlah sebagai pemilik barang atau pelaku usaha pedagang barang elektronik tanpa izin atau penyelundupan, seperti yang didakwakan dalam pasal 480 KUHP dan UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan, karena dalam persidangan kliennya sebagai ekspedisi yang mengangkut barang sesuai pesanan konsumen.

“Klien saya bukanlah pemilik barang seperti yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Tanjung Jabung Timur, dan pemilik barang yang sebenarnya adalah Chuandry yang kini telah ditetapkan sebagai DPO oleh kepolisian,” kata Sahala.

Dalam kasus ini terdakwa Okto diminta oleh pemilik barang Chuandry yang berdomilisi di Jakarta untuk menjemput dan mengangkut barang elektronik yang merupakan hasil lelang dari Batam, dan akan dibawa dengan tujuan ke Jakarta melalui Jambi, namun kemudian dalam perjalanan ditangkap polisi. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Harga karet di Jambi naik Rp1.000 per kilogram

Next Post

Tim SAR Cari Petambang yang Terperangkap

Related Posts

Fadhil Arief: Paskibraka Putri Batanghari Harus Pakai Jilbab

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

18 April 2026
Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In