• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Maret 2, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Dinkes Batanghari Temukan 57 Kasus Rubella

Ilustrasi Petugas medis memberikan Vaksinasi Kampanye imunisasi MR yang merupakan campak dan rubella (MR) pada siswa di SMPN 20 Kota Malang, Selasa (1/8/2017). Imunisasi MR merupakan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun sebagai komitmen global untuk membasmi virus campak rubella yang bisa memicu kecacatan dan kematian pada anak.

Dinkes Batanghari Temukan 57 Kasus Rubella

5 September 2018
in DEMOKRASI

Batanghari, AP – Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi menemukan 57 kasus rubella di daerah itu selama 2017 hingga Agustus 2018.

“Kasus tersebut terdeteksi saat ibu dan anaknya memeriksakan diri ke rumah sakit, tentu masih ada lagi di luar sana yang tidak terdeteksi pihak kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari dr Elfi Yennie, Rabu (05/09).

Berita Lainnya

DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta 

Waka DPRD Jambi Samsul Riduan Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Bahas Penguatan Perpustakaan, Komisi I DRPD Provinsi Jambi Konsultasi ke Perpustakaan Nasional

Elfie mengatakan penyakit rubella tersebut dapat diketahui dari hasil pengecekan Toxoplasma Rubella Cytomegalo Virus Herpes simplex (TORCH).

Kasus-kasus rubella yang terdapat di daerah itu diketahui terjadi diantaranya wanita yang sering keguguran, ibu hamil, orang yang tidak memiliki anak dan bayi yang lahir cacat.

Untuk wanita yang terserang virus tersebut sebenarnya dapat di sembuhkan melalui pembersihan virus yang dilakukan selama enam bulan. Namun masa pembersihan tersebut tergantung seberapa berat jenis inveksi yang di alami. Dan setelah dinyatakan bersih barulah wanita yang bersangkutan diperbolehkan untuk hamil.

Virus rubella tersebut sangat berbahaya, selain dapat menimbulkan kecacatan, juga dapat menyebabkan kematian. Terlebih jika menyerang ibu hamil.

“Jika ibu hamil terserang virus tersebut, anak yang dikandung dapat terlahir cacat bahkan beresiko meninggal dunia,” ujarnya.

Berdasarkan pengecekan TORCH, di daerah itu terdapat dua bayi yang dilahirkan cacat akibat sang ibu terserang virus rubella. Satu diantaranya meninggal dunia.

Dokter Spesialis Kandungan Rumah Sakit Hamba Muarabulian, dr Rudy membenarkan bahwa ada bayi yang meninggal dunia akibat terserang virus rubella.

“Baru beberapa bulan terakhir kejadiannya, bayi tersebut terlahir dalam keadaan cacat dan fisik yang lemah akibat sang ibu terserang virus rubella,” kata dr Rudy.

Bayi yang meninggal tersebut sempat di rujuk ke rumah sakit Raden Mattaher Jambi dan mendapatkan perawatan secara intensif dari pihak rumah sakit. Namun karena kondisinya yang lemah, bayi tersebut tidak mampu bertahan. sup

ShareTweetSend
Previous Post

Puluhan Kepala Sekolah Di Batanghari Jabat Peltu

Next Post

Nilai Ekspor Jambi Naik 13,51 Persen

Related Posts

DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta 

DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta 

25 Februari 2026
Waka DPRD Jambi Samsul Riduan Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Waka DPRD Jambi Samsul Riduan Minta Pemprov Waspadai Lonjakan Harga Jelang Ramadan

13 Februari 2026
Bahas Penguatan Perpustakaan, Komisi I DRPD Provinsi Jambi Konsultasi ke Perpustakaan Nasional

Bahas Penguatan Perpustakaan, Komisi I DRPD Provinsi Jambi Konsultasi ke Perpustakaan Nasional

11 Februari 2026
Sampaikan Kondisi Jalan, Komisi III DPRD Jambi Konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Komisi V DPR RI

Sampaikan Kondisi Jalan, Komisi III DPRD Jambi Konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Komisi V DPR RI

11 Februari 2026
Kemas Supriyadi Mencak-mencak di Gedung DPRD Batang Hari Bela Hak Buruh: Tutup PT Super Home Production Indonesia, Cek Seluruh Izinnya!

Kemas Supriyadi Mencak-mencak di Gedung DPRD Batang Hari Bela Hak Buruh: Tutup PT Super Home Production Indonesia, Cek Seluruh Izinnya!

5 Februari 2026
Percepat Realisasi PI 10 Persen, Pansus Gelar Pertemuan dengan Bupati Tanjabbar

Percepat Realisasi PI 10 Persen, Pansus Gelar Pertemuan dengan Bupati Tanjabbar

5 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In