• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Januari 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Modifikator Didorong Pakai Parts Dalam Negeri Siasati Penguatan Dolar

Modifikator Didorong Pakai Parts Dalam Negeri Siasati Penguatan Dolar

12 September 2018
in NASIONAL

Jakarta, AP – Asosiasi modifikasi dan aftermarket Indonesia (National Modificator & Aftermarket Association/NMAA) menilai kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah mempengaruhi harga produk aftermarket, sehingga menyarankan modifikator untuk menggunakan produk buatan lokal.

Pimpinan NMAA, Andre Mulyadi, mengatakan industri modifikasi di Indonesia sudah berkembang sehingga modifikator tidak selalu harus mengandalkan barang-barang impor untuk mempercantik kendaraan.

Berita Lainnya

Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra

Dewan Pers Teken MoU dengan KPPU Demi Cegah Monopoli

Jambi Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

“Dolar mempengaruhi, makanya kami mendorong industri lokal,” kata Andre Mulyadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (12/9).

“Harga memang mengikuti dolar, langsung naik kalau beli dari luar.” “Selama ini kan modifikasi itu harus beli dari luar negeri, jadi kami mau membalik itu semua,” katanya, kemudian menambahkan bahwa banyak parts modifikasi buatan dalam negeri mulai dari bodi kit, interior hingga lampu-lampu.

Terkait kualitas, founder NMAA itu mengatakan bahwa produk aftermarket dalam negeri terbukti kebolehannya karena pernah ditampilkan pada pameran modifikasi Osaka Automesse 2018 di Jepang, pada awal tahun ini.

“Tidak kalah, kami sudah buktikan waktu pameran di Jepang. Mereka tertarik dengan produk lokal kita,” kata dia.

Kendati demikian, ia mengakui terdapat beberapa jenis produk yang belum bisa diproduksi di dalam negeri, misalnya parts mesin, rem, dan teknologi.

“Namun yang sifatnya lebih ke teknologi, misalnya parts engine atau parts rem, memang belum bisa produksi, tapi kami dorong ke sana,” katanya. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Plt.Sekda dan Warga Adu Mulut

Next Post

BPPT Tidak Setujui Pembentukan Badan Riset Nasional

Related Posts

Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra

Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra

6 Januari 2026
Dewan Pers Teken MoU dengan KPPU Demi Cegah Monopoli

Dewan Pers Teken MoU dengan KPPU Demi Cegah Monopoli

17 Desember 2025
Jambi Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Jambi Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

15 Desember 2025
Kemendagri Terus Pastikan Akselerasi Pembangunan KDKMP Provinsi Jambi

Kemendagri Terus Pastikan Akselerasi Pembangunan KDKMP Provinsi Jambi

10 Desember 2025
Bantuan untuk Daerah Bencana Rp4 Miliar, Provinsi Rp20 Miliar

Bantuan untuk Daerah Bencana Rp4 Miliar, Provinsi Rp20 Miliar

8 Desember 2025
Mendagri Kukuhkan Pengurus Asosiasi DPRD Provinsi dan Sekretaris DPRD

Mendagri Kukuhkan Pengurus Asosiasi DPRD Provinsi dan Sekretaris DPRD

5 Desember 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In