• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Mei 1, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Unjukarasa Mahasiwa Jambi Berujung Betrok Dengan Polisi

Unjukarasa Mahasiwa Jambi Berujung Betrok Dengan Polisi

20 September 2018
in DAERAH

Jambi, AP – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Syaifuddin menuntut mundur anggota dewan yang terlibat gratifikasi berujung bentrok dengan aparat kepolisian di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, Kamis (20/09).

Awalanya aksi ujukrasa mahasiswa UIN STS Jambi didepan gedung DPRD Provinsi Jambi yang berlokasi di kawasan Telanaipura Kota Jambi itu berjalan damai dengan orasi yang disampaikan oleh mahasiswa yang menuntut seluruh anggota DPRD Jambi untuk mundur dan mengosongkan gedung karena disebut terlibat kasus gratifikasi atau suap pengesahan APBD Jambi 2018. Kasusnya saat ini ditangani KPK dan sampai ke tahap proses persidangan.

Berita Lainnya

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, setelah beberapa jam para mahasiswa berorasi, tanpa diketahui penyebabnya tiba-tiba terjadi keributan sehingga terjadi bentrok antara aparat kepolisian.

Saling dorong dan kejar antara mahasiswa dan polisi terjadi di halaman gedung dewan tersebut. Aparat kepolisian terlihat masih terus berjaga di depan pintu masuk gedung DPRD Provinsi Jambi dengan perlengkapan lengkap anti huru hara.

Ratusan mahasiswa minta gedung DPRD dikosongkan dari anggota yang terlibat gratifikasi dan suap APBD 2018. Massa juga berharap malapetaka yang menimpa Jambi tidak terulang kembali.

Mahasiswa juga meminta Gubernur non aktif Jambi Zumi Zola Zulkifli yang telah ditetapkan dan menjadi tersangka oleh KPK dalam kasus garifikasi dan suap itu juga mundur.

Hingga pukul 12.00 WIB situasi di gedung DPRD Provinsi Jambi masih dijaga dan mahasiswa juga masih terus berorasi menyampaikan tuntutannya. ant

ShareTweetSend
Previous Post

50 Orang Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Sabak Mendapat Rehabilitas

Next Post

Harga Sawit Kian Terpuruk, Petani Seperti Simalakama

Related Posts

Aksi Fadhil Arief Berhasil! Batanghari Ketiban ‘Durian Runtuh’ Rp11,8 Miliar dari Wapres

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

30 April 2026
Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

29 April 2026
Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

28 April 2026
Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

28 April 2026
Sekda Sudirman Buka Konsultasi Publik Penyusunan Draf Dokumen RPPEG Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Sekda Sudirman Buka Konsultasi Publik Penyusunan Draf Dokumen RPPEG Kabupaten Tanjung Jabung Timur

28 April 2026
Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

27 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In