• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, April 20, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Unjukarasa Mahasiwa Jambi Berujung Betrok Dengan Polisi

Unjukarasa Mahasiwa Jambi Berujung Betrok Dengan Polisi

20 September 2018
in DAERAH

Jambi, AP – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Syaifuddin menuntut mundur anggota dewan yang terlibat gratifikasi berujung bentrok dengan aparat kepolisian di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, Kamis (20/09).

Awalanya aksi ujukrasa mahasiswa UIN STS Jambi didepan gedung DPRD Provinsi Jambi yang berlokasi di kawasan Telanaipura Kota Jambi itu berjalan damai dengan orasi yang disampaikan oleh mahasiswa yang menuntut seluruh anggota DPRD Jambi untuk mundur dan mengosongkan gedung karena disebut terlibat kasus gratifikasi atau suap pengesahan APBD Jambi 2018. Kasusnya saat ini ditangani KPK dan sampai ke tahap proses persidangan.

Berita Lainnya

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, setelah beberapa jam para mahasiswa berorasi, tanpa diketahui penyebabnya tiba-tiba terjadi keributan sehingga terjadi bentrok antara aparat kepolisian.

Saling dorong dan kejar antara mahasiswa dan polisi terjadi di halaman gedung dewan tersebut. Aparat kepolisian terlihat masih terus berjaga di depan pintu masuk gedung DPRD Provinsi Jambi dengan perlengkapan lengkap anti huru hara.

Ratusan mahasiswa minta gedung DPRD dikosongkan dari anggota yang terlibat gratifikasi dan suap APBD 2018. Massa juga berharap malapetaka yang menimpa Jambi tidak terulang kembali.

Mahasiswa juga meminta Gubernur non aktif Jambi Zumi Zola Zulkifli yang telah ditetapkan dan menjadi tersangka oleh KPK dalam kasus garifikasi dan suap itu juga mundur.

Hingga pukul 12.00 WIB situasi di gedung DPRD Provinsi Jambi masih dijaga dan mahasiswa juga masih terus berorasi menyampaikan tuntutannya. ant

ShareTweetSend
Previous Post

50 Orang Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Sabak Mendapat Rehabilitas

Next Post

Harga Sawit Kian Terpuruk, Petani Seperti Simalakama

Related Posts

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

Daftar 18 Pejabat Batang Hari Dilantik Fadhil Arief

2 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In