• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Januari 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Bunnak Tanjabtim Sosialisasikan Pengendalian OPT

Bunnak Tanjabtim Sosialisasikan Pengendalian OPT

8 Oktober 2018
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Untuk mengentaskan salah satu persoalan yang sering timbul terhadap pembangunan perkebunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang selama ini mengganggu Kelapa dan Kelapa Sawit, maka Dinas Perkebunan dan Perternakan (Bunnak) Tanjabtim mengadakan Sosialisasi pengendalian Organisasi Penggangu Tanaman (OPT).

Dengan adanya kegiatan Sosialisasi pengendalian OPT ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan perilaku petani atau kelompok tani agar mau dan mampu secara mandiri menerapkan pencegahan dan pengendalian dini terhadap OPT. Sehingga kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

Berita Lainnya

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

Rajito, selaku Kepala dinas Perkebunan dan Perternakan (Bunnak) Tanjabtim memaparkan, kalau sektor perkebunan memiliki peran penting dalam perekonomian baik Nasional maupun Regional melalui kontribusi dalam pendapatan Nasional, pendapatan Regional dan penyediaan lapangan pekerjaan.

“Karena perkebunan merupakan salah satu Sub sektor dari kegiatan pertanian yang mempunyai peran strategis untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan rakyat. Apalagi hasil perkebunan Kelapa dan Kelapa sawit saat ini mendominasi produk perkebunan yang diusahakan oleh petani di Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” paparnya.

Rajito menjelaskan, kalau data dari BPS menunjukkan bahwa tahun 2017 sebanyak 22.783 KK petani Kabupaten Tanjabtim mengusahakan komoditi kelapa sebagai mata pencaharian utama dengan total luas kurang lebih 58.589 Ha. Sedangkan Kelapa sawit diusahakan oleh 11.399 petani dengan total luasan 33.613 Ha.

“Selain itu, serangan OPT juga dapat menyebabkan rendahnya produktivitas dan menurunnya kualitas hasil tanaman perkebunan, selain itu, serangan OPT juga dapat menyebabkan kehilangan hasil bahkan sampai kepada taraf kegagalan panen yang tentu berdampak pada kerugian bagi petani,” jelasnya.

Kemudian ia memprediksikan, sekitar 30 sampai 40 persen terjadi kehilangan produksi tanaman perkebunan yang diakibatkan oleh serangan OPT ini. Karena serangan OPT pada tanaman dapat datang secara mendadak dan dapat bersifat eksplosif (meluas).

“Beberapa jenis diantaranya dapat merugi, sehingga dalam waktu yang relatif singkat dapat mematikan seluruh tanaman dan dapat menimbulkan gagal panen. Selain itu, bagian tanaman yang terkena serangan hama dapat mengalami penurunan fungsi atau bahkan tidak berfungsi sama sekali sehingga proses metabolisme (fisiologis) pada tubuh tanaman tersebut menurun, dan dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi tidak normal bahkan berakhir dengan kematian,” urainya.

Ia menegaskan, karena banyaknya dan kerugian yang ditimbulkan akibat serangan OPT perlu mendapatkan perhatian serius baik oleh pemerintah maupun oleh petani itu sendiri melalui upaya pencegahan dan pengendalian serangan OPT. “Yaitu melalui kegiatan sosialisasi pengendalian Organisasi Pengganggu Tanaman,” tegasnya.

“Dengan pelaksanaan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan perilaku petani atau kelompok tani agar mau dan mampu secara mandiri menerapkan pencegahan dan pengendalian dini terhadap OPT,” pungkasnya.(fni)

ShareTweetSend
Previous Post

Ombak Tinggi Nelayan Tetap Bernyali Melaut

Next Post

Jaringan Tertimpa Pohon, Semalaman Listrik Desa Penapalan Padam

Related Posts

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

Usman Ermulan Ucapkan Terima Kasih ke Jaksa Agung Sudah Bangun RS Adhyaksa

9 Januari 2026
Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

Tim Gabungan Selamatkan 3 ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri

8 Januari 2026
Jelang Putusan Sengketa Informasi Islamic Center, Kadis PUTR Batang Hari: Kami Terbuka dan Tak Menolak Kritik

Jelang Putusan Sengketa Informasi Islamic Center, Kadis PUTR Batang Hari: Kami Terbuka dan Tak Menolak Kritik

7 Januari 2026
Deretan Kasus 3 Anggota DPRD Partai Golkar di Jambi Sepanjang 2025, 2 Orang Sudah Berstatus Tersangka

Deretan Kasus 3 Anggota DPRD Partai Golkar di Jambi Sepanjang 2025, 2 Orang Sudah Berstatus Tersangka

6 Januari 2026
Meski Menyandang Tersangka, Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi Masih Tetap Percaya Diri Hadir Paripurna HUT Jambi

Meski Menyandang Tersangka, Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi Masih Tetap Percaya Diri Hadir Paripurna HUT Jambi

6 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In