• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 16, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harapan Pengrajin Batik Belum Bisa Dipenuhi

Harapan Pengrajin Batik Belum Bisa Dipenuhi

3 Desember 2018
in HEADLINE

Sarolangun, AP – Harapan pengerajin batik Sarolangun untuk menerapkan seragam batik khas disetiap sekolah dan instansi pemerintah seminggu sekali, sepertinya belum mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun.

Bupati Sarolangun, H Cek Endra, saat dikonfirmasi mengatakan, Pemkab tidak harus membantu sepenuhnya untuk penggunaan batik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun di sekolah-sekolah. Pasalnya, penggunaan batik merupakan selera masing-masing individu.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Tidak bisa kita terapkan seperti itu, karena batik itu tergantung selera penggunanya,” sebut Bupati.

Jadi kata Bupati Cek Endra, tidak bisa menerapkan penggunaan pakaian batik sehari dalam satu pekan. Walaupun, pengerajin batik asal Sarolangun sudah mendapat juara 1 ditingkat nasional.

Untuk diketahui, Rikzan salah satu penggerajin batik asal Sarolangun, pada tahun 2018, meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Ia mendapatkan Juara 1 pembuatan corak batik dan pewarnaan di Yogyakarta dengan mengangkat nama baik Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi.

Rikzan sendiri berkeinginan Pemkab Sarolangun dapat membantu dalam pemasaran dan pembuatan gallery batik untuk latihan kerja pembuatan batik. Karena menurutnya banyak orang luar Jambi yang ingin belajar membuat batik di Sarolangun.

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Sarolangun bisa membantu dalam pemasaran batik, dengan pola menerapkan semua OPD dan sekolah untuk menggunakan batik satu hari dalam satu minggu, sehingga pengrajin batik di Sarolangun dapat terbantu dalam pemasaran,” kata Rikzan. (luk)

ShareTweetSend
Previous Post

Bupati Merangin Gelar Sayembara Lambang Daerah

Next Post

70 Persen Jalan di Merangin Mantap

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In