• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Maret 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Ustadz Batanghari Ikuti Seleksi Jadi Dai Desa

Ustadz Batanghari Ikuti Seleksi Jadi Dai Desa

30 Desember 2018
in DEMOKRASI

Batanghari, AP – Sebanyak 166 ustadz di Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi mengikuti seleksi menjadi dai yang akan disebar ke desa dan kelurahan daerah itu.

“Ada 124 dai lama yang kembali mengikuti seleksi dan 42 calon dai baru yang ikut seleksi,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Batanghari, M Syukri di Muarabulian, Kamis, (27/12).

Berita Lainnya

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

Sebanyak 166 calon dai tersebut mengikuti seleksi menjadi dai tahun 2019 di Gedung Pramuka Muarabulian. Tes yang diikuti oleh calon dai lama dan calon dai baru dilakukan secara berbeda.

Untuk peserta tes dari kelompok dai yang masih bertugas diikuti berupa tes secara tertulis. Sementara untuk calon dai baru terdapat beberapa serangkaian tes yang harus diikuti seperti tes tertulis, lisan dan wawancara.

Usia calon dai yang mengikuti seleksi tersebut cukup bervariatif. Termuda berusia 20 tahun dan calon dai tertua berusia 78 tahun.

M Syukri mengatakan, untuk calon dai lama tes yang dilakukan lebih mengedepankan kejujuran, karena dalam tes tersebut terdapat pemaparan kegiatan yang telah dilakukan oleh dai di desa dan kelurahan.

“Untuk calon dai lama dan calon dai baru soal tesnya pun berbeda,” kata M Syukri.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Batanghari, Herman, seleksi calon dai tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam rangka melakukan pembinaan terhadap masyarakat melalui peran dai. Sebab itu para dai haruslah yang berkompeten.

“Kita berharap melalui seleksi ini dapat menghasilkan dai yang berkualitas, tidak hanya kuantitasnya saja. Dan dai yang ada nantinya benar-benar mampu melaksanakan tugasnya,” kata Herman menambahkan. sup

ShareTweetSend
Previous Post

Angka Kemiskinan Ditargetkan Turun 10,25 Persen

Next Post

Petani Ikan di Batanghari Bikin Pakan Mandiri

Related Posts

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

Hafiz Fattah: Saya Mengecam Keras Angkutan Batu Bara

12 Maret 2026
Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

Perkuat Kebijakan Riset dan Kekayaan Intelektual, Komisi I DPRD Jambi Kunjungi Balitbangda Jawa Barat

4 Maret 2026
DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

DPRD Pastikan Polemik Zona Merah sampai ke Kementerian ATR/BPN

27 Februari 2026
RDP Bersama Bank Jambi dan OJK, Ketua DPRD Kemas Faried: Tidak Boleh Lupa

RDP Bersama Bank Jambi dan OJK, Ketua DPRD Kemas Faried: Tidak Boleh Lupa

26 Februari 2026
DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta 

DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta 

25 Februari 2026
DPRD Kota Gelar RDP Bahas Penguasaan Tanah oleh NGK

DPRD Kota Gelar RDP Bahas Penguasaan Tanah oleh NGK

25 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In