• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Maret 27, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Di Tanjabbar, 2018 Angka Gangguan Jiwa 512 Orang

Di Tanjabbar, 2018 Angka Gangguan Jiwa 512 Orang

6 Februari 2019
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Angka Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Tanjabbar terbilang tinggi. Pada tahun 2018, Dinas Kesehatan Tanjabbar mendata  jumlah OGDJ sebanyak 512 orang.

“Warga yang mengalami gangguan jiwa di Tanjab Barat tahun ini ada 512 orang,” kata Kabid P2P Johanes kepada awak media.

Berita Lainnya

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

Namun, meski tergolong tinggi, jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, pada 2017 tercatat sebanyak 516 orang yang mengalami gangguan jiwa.

“Pemerintah telah mengupayakan setiap Puskesmas agar cepat menangani warga yang terkena gangguan jiwa seperti memberikan obat jiwa, agar pasien yang ditangani benar-benar sembuh total,” ucapnya

Menurutnya, rata-rata penderita gangguan jiwa disebabkan tidak bisa mengelola emosi dengan baik, faktor lingkungan dan keturunan.

“Sampai saat ini, penderita gangguan jiwa sering dianggap mengganggu ketenangan masyarakat serta kurang percaya pada pengobatan medis, sehingga sering tak terpantau kita,” jelasnya.

Untuk hal itu, Johannes meminta pada keluarga untuk aktif membawa pasien ke pelayanan kesehatan serta tidak mendeskriminasikan setelah kembali ke masyarakat.

“Bagi pasien kejiwaan yang parah kami rujuk ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Jambi untuk mendapatkan pengobatan intensif. Agar mereka cepat sembuh,” pungkasnya (bjg)

ShareTweetSend
Previous Post

Hasil Tes Assesment Tunggu Rekomendasi Pusat

Next Post

2018, 11 Desa di Kerinci tak Lakukan Pencairan DD

Related Posts

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

13 Maret 2026
Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

6 Maret 2026
AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

AKBP Vicky Tri Haryanto Mantan Kapolsek di Jambi Ungkap Sabu 23 Kilogram

22 Februari 2026
Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

19 Februari 2026
Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In