• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, April 1, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
HKTI Jambi: Ada Peluang Kesejahteraan Petani Karet

UE Dorong Pemerintah Perhatikan Tanaman Duku Sebagai Kesejahteraan Masyarakat

17 Februari 2019
in DAERAH

 

Jambi, AP — Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi, Usman Ermulan (UE) mengatakan Jambi merupakan salah satu memiliki tanaman endemik, yakni tanaman duku.

Berita Lainnya

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Diwaktu tertentu, tanaman musiman ini siap membanjiri disapanjang jalan yang dijajakan oleh pedagang dadakan. Seperti saat ini yang tengah mengalami masa panen raya.

Selain komoditi karet dan sawit sebagai sumber utama masyarakat Jambi, Usman menilai Duku juga menjadi salah satu sumber penghasilan yang menjanjikan bagi masyarakat di Jambi.

Penjualannya pun tidak sulit, berbagai agen berdatangan siap penampung tidak hanya datang dari wilayah provinsi sekitar tetapi juga datang dari Pulau Jawa sana.

“Truck-truck berdatangan dari Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung. Bahkan dari Jakarta datang membawa uang mengantri untuk membeli buah duku Jambi,” kata Usman, pada akhir pekan lalu.

Untuk itu dia meminta pada pemerintah Provinsi Jambi, apa lagi saat ini tampuk pimpinan Jambi resmi dikomandoi oleh Fachrori Umar untuk memberikan hak paten terhadap tanaman endemik tersebut sebagai upaya menjamin hak dan kualitas.

“Agar kualitas duku Jambi diakui. Begitupun juga menjamin kepastian harga dipasaran,” katanya, Mantan Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabar) dua priode ini.

Tanaman endemik itu umumnya tumbuh didaerah tropis terutama di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Namun dibalik itu, tanaman duku memerlukan pemberian air yang cukup terutama pada musim kemarau panjang agar hasil panen maksimal.

Maka dari itu Mantan Anggota DPR RI ini menyarankan kepada dinas pertanian melalui petugas tekhnisnya tidak hanya memikirkan bagaimana Duku dari jambi menjadi prioritas konsumen tetapi juga bagaimana cara mempertahankan tanaman duku tidak punah.

“Usaha yang dilakukan dapat mendesain arah aliran air dengan memanfaatkan aliran Sungai Batanghari. Itu dapat diusulkan pada APBD perubahan mendatang,” tukasnya.

Menurut Usman, langkah ini sekaligus mendidik petani disversifikasi tanaman untuk mengatasi dan menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian untuk membaca kebutuhan pasar sehingga apapun yang ditanam sesuai dari permintaan pasar.

“Ini juga sebagai tantangan bagi Gubernur Jambi yang baru saja di lantik, kita tunggu konsepnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Usman. (Budi)

ShareTweetSend
Previous Post

Usman Ermulan Turut Berbahagia Atas Resepsi Pernikahan Putra Tjahjo Kumolo

Next Post

Wako AJB Ajak Generasi Millenial Peduli Keselamatan Lalu Lintas

Related Posts

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

30 Maret 2026
Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

30 Maret 2026
Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

21 Maret 2026
Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

13 Maret 2026
Gubernur Al Haris Buka Puasa Bersama Warga Sekitar Rumah Dinas

Gubernur Al Haris Buka Puasa Bersama Warga Sekitar Rumah Dinas

12 Maret 2026
Putusan Hakim PN Bulian: Aset Tanah Milik Fadhil Arief, Bukan BMD Batang Hari

Putusan Hakim PN Bulian: Aset Tanah Milik Fadhil Arief, Bukan BMD Batang Hari

12 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In