• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Mei 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Nelayan Tungkal Pilih Nguli Bangunan, Ada Apa Gerangan?

Perahu nelayan di Tanjung Jabung Barat/ant

Nelayan Tungkal Pilih Nguli Bangunan, Ada Apa Gerangan?

2 Mei 2020
in DAERAH

JAMBI, AP – Penutupan penerbangan komersil dari Bandara Sultan Thaha dan juga bandara lainnya berimbas kepada distribusi ikan para nelayan di Tanjung Jabung  Barat (Tanjabbar). Ikan sudah tidak dapat dijual, sehingga nelayan terpaksa berhenti melaut dan memilih bekerja serabutan termasuk kuli bangunan.

“Sudah satu pekan lebih kita berhenti melaut, karena gudang-gudang penampung hasil nelayan tidak ada yang beroperasi karena tidak bisa mengirim ikan yang biasanya menggunakan penerbangan. Penerbangan penumpang kan ditutup,” kata nelayan, Effendy, Jumat (1/5).

Berita Lainnya

Jamuan Rakernas ADPMET di Jambi, Gubernur Al Haris Soroti Perjuangan Hak Participating Interest Daerah

Hardiknas 2026 di Batang Hari, Fadhil Arief Ajak Semua Pihak Gotong Royong Majukan Pendidikan

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

Dijelaskannya, gudang-gudang yang menerima hasil laut para nelayan di daerah itu tutup karena tidak bisa mengirimkan hasil laut. Hal tersebut disebabkan oleh tidak beroperasinya penerbangan komersil di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi menyusul kebijakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Sementara,  penampung hasil laut nelayan di daerah itu memanfaatkan jasa penerbangan komersil tersebut untuk mengirimkan hasil lautnya ke daerah-daerah distribusi. Akibatnya mereka tidak melaut, nelayan di daerah itu terpaksa merubah mata pencaharian untuk sementara waktu karena banyak kebutuhan yang harus dipenuhi di Bulan Ramadhan ini dan persiapan untuk menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Ada yang jadi buruh bangunan, ada yang jadi buruh panen kelapa dan pinang, macam-macam pokoknya yang penting saat ini ada penghasilan,” kata Effendy.

Meski demikian, masih ada sejumlah nelayan yang pergi ke laut karena tidak memiliki mata pencarian sampingan. Namun nelayan-nelayan tersebut terpaksa merubah hasil tangkapan, yang semula pergi ke laut untuk menjaring udang belalang, berubah menjaring ikan.

Hal senada turut di sampaikan oleh nelayan lainnya, Yasir bapak lima anak tersebut terpaksa bekerja menjadi buruh lepas di pabrik kelapa karena sebagai seorang nelayan tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk saat ini kita kerja jadi pengupas kelapa di pabrik kelapa,” kata Yasir.

Namun tidak semua bisa bekerja menjadi buruh lepas di pabrik kelapa, sebab pabrik-pabrik tersebut sebelumnya juga sudah memiliki pekerja harian dan buruh lepas. (Ant)

ShareTweetSend
Previous Post

Petani Papua Terima BLT, Jambi Kapan?

Next Post

34 Karyawan PT Sampoerna Positif Corona

Related Posts

Jamuan Rakernas ADPMET di Jambi, Gubernur Al Haris Soroti Perjuangan Hak Participating Interest Daerah

Jamuan Rakernas ADPMET di Jambi, Gubernur Al Haris Soroti Perjuangan Hak Participating Interest Daerah

8 Mei 2026
Hardiknas 2026 di Batang Hari, Fadhil Arief Ajak Semua Pihak Gotong Royong Majukan Pendidikan

Hardiknas 2026 di Batang Hari, Fadhil Arief Ajak Semua Pihak Gotong Royong Majukan Pendidikan

4 Mei 2026
Aksi Fadhil Arief Berhasil! Batanghari Ketiban ‘Durian Runtuh’ Rp11,8 Miliar dari Wapres

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

30 April 2026
Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

29 April 2026
Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

28 April 2026
Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

28 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In