• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 7, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Jambi Termasuk Kluster Alami Kebakaran Berulang

Jambi Termasuk Kluster Alami Kebakaran Berulang

8 Mei 2020
in HEADLINE

Jambi, AP – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat penurunan titik panas (hotspot) dalam periode 1 Januari hingga 7 Mei 2020 dibandingkan tahun lalu meski masih menemukan wilayah yang terus mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari 2015 sampai saat ini.

Menurut data yang didapat dari pantauan NOAA, dari Januari hingga awal Mei 2020 terdapat 25 hotspot di Indonesia dibandingkan 420 hotspot dalam periode yang sama pada 2019.

Berita Lainnya

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

“Dari hasil pengamatan hotspot dibandingkan dalam periode yang sama Januari sampai 7 Mei memang ada penurunan hotspot berdasarkan Terra Aqua sebesar 37,4 persen, sedangkan berdasarkan NOAA ada pengurangan 94,05 persen yang kami pantau berdasarkan satelit dengan confidence level 80 persen,” kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Basar Manullang dalam konferensi pers online yang diselenggarakan BNPB di Jakarta, Jumat (8/5).

Meski demikian upaya pencegahan karhutla di masa pandemi COVID-19 tetap dilaksanakan dengan meningkatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

Upaya itu antara lain pelaksanaan kegiatan pengawasan hotspot lewat satelit, pemeriksaan di lapangan berdasarkan info dari masyarakat, pemadaman darat dan udara sedini mungkin, dan pemantauan kesehatan petugas pemadaman.

Selain itu sudah dilakukan juga penggunaan teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan yang dilaksanakan di Riau dan menyusul dilakukan di Jambi. Berbagai upaya penegakan hukum terkait kasus karhutla juga terus dilakukan, tegas dia.

Namun, KLHK masih melihat terdapat beberapa kluster daerah di provinsi rawan karhutla yang terus terbakar sejak 2015 sampai dengan saat ini.

Basar mengatakan di Riau terdapat 9 kluster yang terus mengalami kebakaran berulang, Jambi dan Sumatera Selatan terdapat 8 kluster. Sementara itu di Kalimantan Barat terdapat 4 kluster, di Kalimantan Tengah dengan 8 kluster kebanyakan di lahan gambut, Kalimantan Selatan dengan 6 kluster dan Kalimantan Timur 4 kluster.

“Tapi kita berharap dengan prediksi dari BMKG bahwa tahun ini tidak lebih kering dari 2019, kita berharap kebakaran itu lebih kecil. Tapi tidak hanya berharap, yang perlu adalah upaya-upaya deteksi dini dan early suppression,” katanya. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Citilink Batal Terbang Karena Tak Ada Penumpang

Next Post

Mantan Bendahara Berikan Dolar untuk Imam Nahrawi ke Luar Negeri

Related Posts

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
Mengenal Ketua-ketua IKAL-Lemhannas di Sumatra, 2 Orang Jenderal Bintang 3 TNI-Polri, Jambi Pernah Bupati dan Anggota DPR RI

Surat Usman Ermulan ke Presiden Prabowo Diterima Langsung Menteri Pertanian, Intinya Petani Korban Akibat Ulah Kades!

26 Januari 2026
Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In