• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Januari 24, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Desa Telun dan Langling Disiapkan

Bupati Merangin Al Haris. Foto: Nazarman

Miliki Potensi Besar, Harga Murah Jadi Kendala

20 Juli 2020
in EKONOMI

BANGKO, AP – Bupati Merangin Al Haris mengatakan Kabupaten Merangin memiliki lebih dari 10 ribu hektare lahan ubi jalar produktif yang berada Kecamatan Lembah Masurai, Jangkat dan Jangkat Timur dalam Rapimnas Assosiasi Agrobisnis Petani Ubi Jalar Indonesia (Asapuji) secara daring dari Aula Bappeda Merangin, Senin (20/7).

Dikatakan Al Haris, para petani di Kabupaten Merangin saat ini sedang giat bercocok tanam ubi jalar. Bahkan sebagian petani ada yang merubah dari tanaman lain dengan ubi jalar. “Merangin mempunyai potensi besar sebagai kabupaten penghasil ubi jalar. Namun sekarang ini masih terkendala dengan harga yang rendah di tingkat petani,” kata Al Haris

Berita Lainnya

Garap Potensi Ekonomi Biru, JMSI Perkuat Peran Media Daerah

PHE Jambi Merang Tutup 2025 Lampaui Target, Wamen ESDM Beri Apresiasi

Al Haris Buka Ruang Legal Sumur Minyak

Al Haris berharap Pemerintah Pusat bisa membantu mendirikan pabrik pengelolaan ubi jalar di Kabupaten Merangin. Disamping ongkos produksinya bisa turun, stok bahan baku juga melimpah dan penjualan ubi jalar dari petani bisa meningkat.

“Bercocok tanam ubi jalar itu sangat mudah dan gampang, tidak perlu bimbingan penyuluh lapangan. Selain itu tanaman ubi jalar di Merangin tidak mudah diserang hama dan hasilnya besar-besar dan melimpah,” terang Bupati.

Untuk saat ini terang bupati, ada sekitar 500 hektare lahan ubi jalar yang siap panen. Ini belum termasuk lahan baru yang dibuka warga dan  lahan tanaman lain yang diubah petani menjadi hamparan ubi jalar.

Al Haris yakin bila ada peran Pemerintah Pusat, bercocok ubi jalar di Merangin ini bisa meningkatkan derajat kehidupan petani pasca anjloknya ekonomi masyarakat dampak COVID-19.

Sementara itu Ketua Asapuji Ahmad Joe Hara mengapresiasi Kabupaten Merangin, sebagai daerah penghasil ubi jalar. Potensi ubi jalar di Merangin itu jelasnya, akan memberikan kesejahteraan kepada para petani. “Kami aspirasi kepada kepala daerah yang terus berjuang memberikan kesehteraan kepada masyarakatnya dan para petani ubi jalar,” kata Ahmad Joe Hara. (Nazarman)

ShareTweetSend
Previous Post

Dua Posko Covid-19 Ditutup Pemkab Tanjabtim

Next Post

Jokowi: Percuma Punya Anggaran Kalau Tidak Untuk Rakyat

Related Posts

Garap Potensi Ekonomi Biru, JMSI Perkuat Peran Media Daerah

Garap Potensi Ekonomi Biru, JMSI Perkuat Peran Media Daerah

19 Januari 2026
PHE Jambi Merang Tutup 2025 Lampaui Target, Wamen ESDM Beri Apresiasi

PHE Jambi Merang Tutup 2025 Lampaui Target, Wamen ESDM Beri Apresiasi

1 Januari 2026
Al Haris Buka Ruang Legal Sumur Minyak

Al Haris Buka Ruang Legal Sumur Minyak

31 Desember 2025
Amirzan: Terima Kasih TVRI Jambi

Amirzan: Terima Kasih TVRI Jambi

17 Desember 2025
Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

5 Desember 2025
SKK Migas Raih Gold Rank ASRRAT 2025

SKK Migas Raih Gold Rank ASRRAT 2025

1 Desember 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In