• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Januari 24, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Waw! Sertifikat Petani Banyak Tergadai

Waw! Sertifikat Petani Banyak Tergadai

17 Oktober 2016
in HUKUM & KRIMINAL

Bangko, AP – Lebih dari 25 ribu hektar sawit petani di Kabupaten Merangin produksinya turun drastis. Faktor umur sawit yang sudah mencapai 25 tahun bahkan 30 tahun, menjadi penyebab habisnya masa produksi.

Program replanting sawit sepertinya tidaklah mudah dilakukan. Ini dikarenakan mahalnya biaya. Sementara sawit petani yang masa produksinya habis semakin luas.

Berita Lainnya

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Amrizal Ogah Respon Ditanya soal Tak Penuhi Syarat Jadi Anggota DPRD dan Potensi Kerugian Negara

“Ada 25 ribu hektar sawit siap direplanting di Merangin, dan setiap tahun angkanya bertambah terus. Dari jumlah itu hanya beberapa yang sudah ada kesepakatan dengan perusahaan perkebunan,” ujar Al. Haris, Bupati Merangin.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, dikatakan Al. Haris, sudah membentuk tim percepatan replanting. Namun kendalanya selama ini banyak petani yang tidak punya jaminan untuk pemimjaman dana.

“Kendalanya banyak sertifikat perkebunan petani sudah digadai di bank. Sehingga tidak bisa memberikan jaminan ke perusahaan, karena saat diminta jaminannya petani tidak bisa memenuhi,” tambah Al. Haris.

Karena itu, dengan hadirnya OJK (Otaritas Jasa Keuangan) diharapkan dapat membantu petani untuk menginterpensi perbankan. Jika tidak dilakukan replanting sangat banyak petani yang merasakan dampaknya. Sementara OJK Provinsi Jambi, Darwisman mengatakan, bahwa petani harus memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sejumlah bank. Ia juga meminta perbankan tidak mempersulit petani.

“Itu petani harus bisa memanfaatkan KUR. Kita juga mendorong bank untuk tidak mempersulit petani. Karena banyak saya lihat di Jambi ini sawit petani tidak produktif lagi,” imbuhnya. nzr

ShareTweetSend
Previous Post

Ketua DPD PAN Tebo Dilaporkan ke Kejari

Next Post

Prilaku Hidup Sehat Diperkenalkan Anak Sejak Dini

Related Posts

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

Korupsi PJU Kerinci Terungkap di Sidang, Banyak Pihak Terima dan Kembalikan Uang

13 Januari 2026
Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

Eks Presiden HIMSAK ke Polda Sumbar: Kapan Amrizal Anggota DPRD Ditahan Usai Jadi Tersangka?

11 Januari 2026
Juga ‘Rampas’ Nomor STTB Orang Lain, Amrizal Anggota DPRD Jawab dengan Nada Enteng: Biarkan Bae

Amrizal Ogah Respon Ditanya soal Tak Penuhi Syarat Jadi Anggota DPRD dan Potensi Kerugian Negara

27 Desember 2025
Sikap Arogan OJK Bengkulu terhadap Wartawan

Sikap Arogan OJK Bengkulu terhadap Wartawan

30 November 2025
Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

Niat Mulia Anggota DPRD Pesisir Selatan Berujung Dipolisikan

27 November 2025
KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

KemenHAM Undang Komunitas Pahami Nilai Dasar Hak Asasi Manusia

23 November 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In