• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Maret 12, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result

Dua Jenazah ABK Berbendera China Ternyata Warga Aceh

15 Agustus 2020
in DAERAH, HEADLINE

BATAM, AP – Sebanyak dua dari tiga jenazah anak buah kapal yang diturunkan dari kapal berbendera China di Perairan Batam, Kepulauan Riau merupakan warga Bireun Aceh, dan seorang lainnya warga Donggala, Sulawesi Tengah.

Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Komisaris Besar Polisi Harry Goldenhardt, menyatakan mayat warga Bireun Aceh berinisial S dan M, dan seorang dari Donggala itu berinisal DA.

Berita Lainnya

Wagub Sani: Gerakan Pangan Murah Langkah Strategis Stabilkan Harga

Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

“Ketiganya dipekerjakan di kapal penangkap ikan berbendera asing seperti kasus sebelumnya,” kata dia, Sabtu 15 Agustus 2020.

Ketiganya diduga korban dari tindak pidana perdagangan orang, yang dipekerjakan di kapal asing tanpa izin resmi dan berangkat dari Indonesia pada Oktober 2019.

Jenazah korban diturunkan dari kapal berbendera asing di OPL, yang kemudian dijemput perahu pancung milik warga yang mengantar ke pelabuhan untuk dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau, Komisaris Besar Polisi Arie Dharmanto, warga yang menjemput dengan perahu pancung tidak tahu mengenai kasus itu.

Polisi tidak menahan warga yang menjemput dengan perahu, demikian pula supir ambulans yang mengantar ke rumah sakit. “Mereka juga enggak tahu kalau harus angkut mayat. Kapalnya disewa, tahu-tahunya bawa mayat,” kata dia.

Pengemudi ambulans, kata dia, tidak masuk dalam persengkolan jahat, karena berupaya menolong. Polisi masih menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab kematian ketiga korban dan sudah menahan dua orang tersangka tindak pidana perdagangan orang yang mengirim korban bekerja di kapal asing. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Nazaruddin Bebas Murni Setelah 2 Bulan Jalani Masa Cuti

Next Post

KPK: Putra Amien Rais Sempat Mengatakan, Kamu Siapa?

Related Posts

Wagub Sani: Gerakan Pangan Murah Langkah Strategis Stabilkan Harga

Wagub Sani: Gerakan Pangan Murah Langkah Strategis Stabilkan Harga

11 Maret 2026
Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

Dihadiri Seluruh Ketua RT Kota Jambi, Maulana Kian Mantap ‘Gempur’ Kampung Bahagia

9 Maret 2026
Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

Buka Bersama di Rumdisnya, Wawako Diza Akui Terasa Begitu Spesial

9 Maret 2026
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk 6.438 PPPK Paruh Waktu di Jambi

Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk 6.438 PPPK Paruh Waktu di Jambi

9 Maret 2026
Maulana-Diza Bagi 50 Paket Sembako, Apresiasi Program RT 17 Simpang III Sipin

Maulana-Diza Bagi 50 Paket Sembako, Apresiasi Program RT 17 Simpang III Sipin

8 Maret 2026
Wali Kota Tinjau Daerah Rawan Terdampak Banjir, Kampung Bahagia Digempur

Wali Kota Tinjau Daerah Rawan Terdampak Banjir, Kampung Bahagia Digempur

8 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In