• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Januari 21, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Denda Hingga Rp2 Juta Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Tebo

Kasat Pol PP Taufiq Khaldy. Foto: Ardi

Denda Hingga Rp2 Juta Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Tebo

31 Agustus 2020
in DAERAH, HEADLINE

TEBO, AP – Bupati Tebo sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 108 tahun 2020 tentang penerapan disiplin penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19.

Perbup ini menindaklanjuti instruksi presiden nomor 6 tahun 2020 dan intruksi Mendagri nomor 4 tahun 2020 tentang pedoman teknis penyusunan peraturan kepala daerah.

Berita Lainnya

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

Jubir Bantah Gubernur Jambi Tulis Surat Terbuka ke Presiden

“Sat Pol PP selaku tim monitoring dan evaluasi ditugaskan bupati untuk melaksanakan Perbup nomor 108 tahun 2020 akan segera dilaksanakan,” kata Kasat Pol PP Taufiq Khaldy, Senin (31/8).

Taufiq mengatakan, sasaran dalam penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan adalah tempat dan fasilitas umum. Meliputi perkantoran, usaha dan industri, sekolah atau institusi pendidikan, cafe dan restoran bahkan pedagang kaki lima.

“Tempat fasilitas umum yang harus memperhatikan protokol kesehatan,” kata Kasat Pol PP.

Mengenai sanksi kata Taufiq, bagi pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan teguran, kerja sosial hingga denda. Denda yang ditetapkan untuk pelanggar protokol kesehatan adalah sebesar Rp20 ribu.

“Mereka para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara penanggung jawab tempat dan fasilitas umum dikenakan sanksi teguran lisan dan tertulis, denda administratif sebesar Rp2 juta, dan penghentian sementara hingga pencabutan izin usaha,” kata Taufiq Khaldy.

Penerapan sanksi ini, kata Taufiq akan dikoordinasikan dengan pihak TNI, Polri dan tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Tebo. (Ardi)

ShareTweetSend
Previous Post

Di Tengah Pandemi, SKB CPNS Kerinci Digelar di Hotel

Next Post

Menag Tampik Isu Sanksi Pidana Kiai di UU Ciptaker

Related Posts

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

Duet Fadhil Arief – Anwar Sadat Tak Terbendung di Pilgub Jambi?

21 Januari 2026
Lewat Anjungan Mengenali Posisi Jambi Dimata Internasional, Emang Bisa?

Malam Ini di Rumah Dinas, Gubernur Jambi Lantik 40 Orang Pejabat PUPR, Simak Namanya…

20 Januari 2026
Jubir Bantah Gubernur Jambi Tulis Surat Terbuka ke Presiden

Jubir Bantah Gubernur Jambi Tulis Surat Terbuka ke Presiden

19 Januari 2026
Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

Perlindungan Terhadap Guru, Pak Prabowo Perlu Bentuk Dewan Khusus Guru

18 Januari 2026
Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

Pasar Ekspor Jambi Terancam Dikuasai Provinsi-provinsi Tetangga Jika Mengandalkan Pelabuhan Talang Duku

18 Januari 2026
Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

Hidup Terasa Mulia Dimulai dari Hormati Guru

16 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In