• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Maret 29, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Pemkab Kerinci Garap Perda Kawasan Bebas Asap Rokok

Merokok Generasi Muda Mengancam Bonus Demografi

3 September 2020
in HEADLINE, MILENIAL

JAKARTA, AP – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular Kementerian Kesehatan (P2PTM Kemenkes) dr. Cut Putri Arianie mengatakan rokok dan dampaknya dapat membahayakan potensi bonus demografi Indonesia.

“Kita mau menuju 2035-2045 dengan bonus demografi yang harus kita peroleh di mana kita harapkan Indonesia emas akan terjadi karena usia produktif yang sehat, berkualitas akan tercapai saat itu,” kata dr. Cut dalam seminar virtual Kemenkes bertema “Peran Keluarga dalam Menolak Bujukan Rokok” yang dipantau pada Kamis (3/9).

Berita Lainnya

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

KAJIAN KEPUSTAKAAN DAN ANALISIS PUBLIK TERKAIT DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPEMIMPINAN DAN SERANGAN SIBER TERHADAP GUBERNUR JAMBI AL HARIS

Bonus demografi itu, katanya, dapat terancam jika tren perokok muda meningkat. Generasi muda sudah terpapar rokok akan berisiko menghadapi penyakit tidak menular yang disebabkan rokok, seperti kanker paru-paru, kardiovaskular dan lain sebagainya.

Fakta itu, katanya, didukung bagaimana data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan prevalensi merokok penduduk umur 10-18 tahun dari 7,2 persen pada 2013 menjadi 9,1 persen pada 2018.

Akibat kebiasaan merokok, kata dr Cut, generasi muda yang masuk dalam usia produktif berisiko terancam penyakit yang tidak muncul secara instan, tapi merupakan long term disease atau penyakit muncul dalam jangka panjang.

“Anda merokok hari ini tidak langsung mati, tapi akibatnya beberapa tahun kemudian akan mengalami dampak perilaku itu,” kata dia.

Karena itu Cut menyerukan agar menghentikan rokok dan mendorong memperbanyak kawasan tanpa rokok (KTR), yang didukung oleh UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. KTR, katanya, harus ditegakkan di fasilitas layanan kesehatan, tempat anak bermain, tempat belajar mengajar, tempat kerja, rumah ibadah, angkutan umum dan fasilitas umum lainnya.

“Jadi kalau bisa kita tegur orang-orang yang merokok di sini, memang biasanya galakkan yang ditegur dari pada menegur, itu konsekuensinya. Tapi harus kita upayakan karena kita punya hak hidup sehat,” ujar Cut. (Red)

 

ShareTweetSend
Previous Post

Ini Alasan Indonesia Pakai Roket Milik Elon Musk

Next Post

Pemegang Paspor AS, Inggris, Prancis Dilarang Masuk Malaysia

Related Posts

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

Matang di DPR RI Komisi Perbankan, Usman Ermulan Sebut Bank Jambi Sudah Berada di Ambang Kebangkrutan

29 Maret 2026
Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

Usman Ermulan Sudah Membuktikan Sendiri, Kini Dorong UIN STS Bentuk BPR Syariah

13 Maret 2026
KAJIAN KEPUSTAKAAN DAN ANALISIS PUBLIK TERKAIT DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPEMIMPINAN DAN SERANGAN SIBER TERHADAP GUBERNUR JAMBI AL HARIS

KAJIAN KEPUSTAKAAN DAN ANALISIS PUBLIK TERKAIT DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPEMIMPINAN DAN SERANGAN SIBER TERHADAP GUBERNUR JAMBI AL HARIS

13 Maret 2026
Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini!

Soal Hukum dan Pemprov Jambi, Pengamat: Biarkan Perangkat Hukum Bekerja, Waspada Penggiringan Opini!

10 Maret 2026
Semangat Warga RT 01 Bagan Pete Bagi-bagi Takjil Gratis di Jalan Lintas

Semangat Warga RT 01 Bagan Pete Bagi-bagi Takjil Gratis di Jalan Lintas

8 Maret 2026
Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

6 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In