• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 2, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Gunung Kerinci mengeluarkan abu vulkanik pada 17 Oktober lalu. Foto: R10 Gunung Kerinci

Gunung Kerinci mengeluarkan abu vulkanik pada 17 Oktober lalu. Foto: R10 Gunung Kerinci

Pasca Erupsi, Gunung Kerinci Tutup Sampai Batas Waktu yang Tak Ditentukan

19 Oktober 2020
in DAERAH, HEADLINE

Kerinci, AP – Lima orang pendaki memutuskan untuk turun setelah kawah Gunung Kerinci mengeluarkan asap pekat dan tebal. Pasca erupsi pada Sabtu (17/10) lalu pendakian Gunung Kerinci kembali ditutup untuk waktu yang tidak ditentukan.

Petugas pos pemantauan R10 Dudung mengatakan, per-tanggal 19 pendakian kembali ditutup menyusul terjadinya erupsi di hari-hari sebelumnya.  “Untuk mulai hari ini status Gunung Kerinci Waspada level III. Mulai tanggal ini Gunung Kerinci ditutup kembali sampai tanggal yang belum ditentukan,” kata Dudung dihubungi, Senin (19/10).

Berita Lainnya

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Dikatakan Dudung, erupsi mulai terpantau di seismograph pada tanggal 17 Oktober pada pukul 00.15 WIB. Asap pekat keluar dari kawah Gunung Kerinci.

Saat terjadinya erupsi, kata Dudung, terdapat sejumlah pendaki yang berada di shelter terakhir Gunung Kerinci (shelter III). “Ada empat orang pendaki dari Bandung dan Jakarta. Empat orang dan satu guide,” kata Dudung.

“Mereka (pendaki) rencananya mau summit. Sekitar pukul 05.29 terasa getaran yang sangat keras. (Pendaki) melihat di puncak asap hiam pekat. Saat itu mereka memutuskan turun,” kata Dudung menerangkan.

Saat erupsi terjadi, kata Dudung gemuruh terdengar hingga ke pos R10. “Intsruksi dari pimpinan ditutup sampai waktu yang belum ditentukan,” tambah Dudung.

Erupsi kali ini, terang Dudung lebih besar dari erupsi-erupsi kecil yang sering terjadi. “Ini melebihi dari kebiasaan. Biasanya cuma erupsi kecil, ini melampaui,” katanya.

Informasi dari petugas di jalur pendakian Solok Selatan, kata Dudung, saat erupsi sempat keluar gumpalan debu dan pasir dari kawah Gunung Kerinci.

Berdasarkan video milik pendaki, dari shelter III (posisi pendaki) terlihat gumpalan asap pekat yang keluar dari kawah Gunung Kerinci.

Sebelumnya pendakian Gunung Kerinci memang sempat ditutup sejak pandemi COVID-19. Per-awal Oktober kemarin pendakian kembali dibuka dengan persyaratan ketat mengikuti protokol kesehatan. (Red)

ShareTweetSend
Previous Post

Pesta Rakyat Ditiadakan, HUT Tanjab Timur Digelar Sederhana

Next Post

Di Batanghari, Delapan Mahasiswa Positif Covid Jadi Klaster KKN

Related Posts

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

29 Januari 2026
Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

28 Januari 2026
Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

26 Januari 2026
Mengenal Ketua-ketua IKAL-Lemhannas di Sumatra, 2 Orang Jenderal Bintang 3 TNI-Polri, Jambi Pernah Bupati dan Anggota DPR RI

Surat Usman Ermulan ke Presiden Prabowo Diterima Langsung Menteri Pertanian, Intinya Petani Korban Akibat Ulah Kades!

26 Januari 2026
Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In