• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Maret 6, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Belum Ada Upaya Dari Pemerintah Terhadap Keganasan Buaya di Tebo Ulu

Ilustrasi Buaya

Waspada Ancaman Buaya di Muara Sabak Barat

21 Oktober 2020
in DAERAH, HEADLINE

TANJABTIM, AP – Warga Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), yang tinggal dibantaran sungai tengah diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai persiapan menjelang musim penghujan. Pasalnya di sungai di Teluk Dawan yang merupakan sarangnya buaya dalam kondisi banjir pasang besar.

Menurut Ketua RT setempat, Usman, warga mengantisipasi dengan berbagai cara untuk menghalau masuknya buaya ke pemukiman warga. Seperti membuat pagar pembatas antara sungai dan jalan diperkarangan rumah, kemudian memasang jaring pengaman bahkan mengusir dengan senjata.

Berita Lainnya

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

“Kalau aman ya aman. Tapi kalau buayanya masuk kesini dalam kondisi lapar ya bisa berbahaya juga, karena ini hewan buas dan liar,” katanya, Rabu (21/10).

Kata dia, saat musim tersebut buaya kerap mendekati permukiman karena debit air yang tinggi. Dan secara tidak langsung sangat mengkhawatirkan keberadaan warga terlebih pada malam hari.

“Bagi orang yang awam akan sulit membedakan antara buaya dan batang kayu mengambang. Apalagi jika malam hari,” jelasnya.

Terkait hal itu, warga sudah kerap mengadukan hal tersebut ke pemerintah agar mendapatkan perhatian dan tindakan. Apakah dibuatkan batas penghalang untuk antisipasi atau sebagainya, mengingat musim banjir sangat mengkhawatirkan.

“Masih banyak warga yang memanfaatkan aliran sungai Teluk Dawan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mencuci piring dan pakaian. Meski dalam aktifitas tersebut mata dan insting warga harus lebih tinggi dan jeli,” kata dia. (Hifni)

ShareTweetSend
Previous Post

Moeldoko dan Dubes Uni Eropa Bahas UU Ciptaker

Next Post

Covid Jambi Sudah 1.049 Kasus

Related Posts

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Dorong Pemerintah Manfaatkan Energi Basis Sawit

6 Maret 2026
Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

4 Maret 2026
Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

28 Februari 2026
Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

27 Februari 2026
Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

27 Februari 2026
Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In