• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Februari 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Belum Ada Upaya Dari Pemerintah Terhadap Keganasan Buaya di Tebo Ulu

Ilustrasi Buaya

Waspada Ancaman Buaya di Muara Sabak Barat

21 Oktober 2020
in DAERAH, HEADLINE

TANJABTIM, AP – Warga Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), yang tinggal dibantaran sungai tengah diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai persiapan menjelang musim penghujan. Pasalnya di sungai di Teluk Dawan yang merupakan sarangnya buaya dalam kondisi banjir pasang besar.

Menurut Ketua RT setempat, Usman, warga mengantisipasi dengan berbagai cara untuk menghalau masuknya buaya ke pemukiman warga. Seperti membuat pagar pembatas antara sungai dan jalan diperkarangan rumah, kemudian memasang jaring pengaman bahkan mengusir dengan senjata.

Berita Lainnya

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

“Kalau aman ya aman. Tapi kalau buayanya masuk kesini dalam kondisi lapar ya bisa berbahaya juga, karena ini hewan buas dan liar,” katanya, Rabu (21/10).

Kata dia, saat musim tersebut buaya kerap mendekati permukiman karena debit air yang tinggi. Dan secara tidak langsung sangat mengkhawatirkan keberadaan warga terlebih pada malam hari.

“Bagi orang yang awam akan sulit membedakan antara buaya dan batang kayu mengambang. Apalagi jika malam hari,” jelasnya.

Terkait hal itu, warga sudah kerap mengadukan hal tersebut ke pemerintah agar mendapatkan perhatian dan tindakan. Apakah dibuatkan batas penghalang untuk antisipasi atau sebagainya, mengingat musim banjir sangat mengkhawatirkan.

“Masih banyak warga yang memanfaatkan aliran sungai Teluk Dawan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mencuci piring dan pakaian. Meski dalam aktifitas tersebut mata dan insting warga harus lebih tinggi dan jeli,” kata dia. (Hifni)

ShareTweetSend
Previous Post

Moeldoko dan Dubes Uni Eropa Bahas UU Ciptaker

Next Post

Covid Jambi Sudah 1.049 Kasus

Related Posts

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

4 Februari 2026
Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

4 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

3 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In