• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Mei 14, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Warga Kerinci Menuntut Janji Pemkab dan Anggota Dewan

Warga kesulitan membawa keluar hasil pertanian lantaran jalan tak pernah diperbaiki. Ilustrasi. Foto: Hendra

Warga Kerinci Menuntut Janji Pemkab dan Anggota Dewan

1 November 2020
in DAERAH, HEADLINE

KERINCI, AP – Kerusakan jalan menuju Renah Pemetik Kabupaten Kerinci semakin hari semakin parah. Sudah puluhan tahun masyarakat Renah Pemetik, Sungai kuning, Lubuk Tabun dan Pasir Jaya, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, masih belum merasakan jalan yang layak.

Irwan salah seorang warga Renah Pemetik mengatakan, rusaknya jalan renah pemetik membuat petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka. Menurut dia, sudah beberapa tahun jalan Renah Pemetik tidak dilakukan perbaikan.

Berita Lainnya

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

“Apa lagi saat musim musim hujan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewatinya,” sebutnya, Minggu (1/11).

Jalan Ranah Pemetik yang kondisinya saat ini rusak parah tersebut menghubungkan empat desa. Yakni Pemetik Kecil, Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai.

Untuk melewati jalan tersebut para petani terpaksa harus menimbun sendiri dengan menggunakan tanah dan koral, supaya tidak licin dan berlumpur. “Karena tidak ada ditimbun, terpaksa kita timbun sendiri, karena ini merupakan satu-satunya jalan untuk membawa hasil perkebunan, seperti kentang dan kopi,” ungkapnya.

Menurut Irwan semenjak jalan Renah Pemetik dibuka sekitar awal tahun 2000-an nampaknya tidak menyelesaikan masalah petani. Sampai sekarang jalan menuju Renah Pemetik masih rusak parah.

“Selama ini Renah Pemetik selalu menjadi jualan politik, bahwa jalan akan diperbaiki, saat pemilihan anggota Dewan, namun setelah mereka dipilih, sampai sekarang jalan tidak kunjung diperbaiki,” pungkasnya.

Salah seorang warga lainnya, Alan mengatakan, tidak adanya perbaikan membuat kebun warga yang berada di jalan yang berlubang dijadikan jalan warga hingga membuat tanaman warga menjadi rusak. “Ya, kebun warga dijadikan jalan, banyak tanaman yang rusak, karena jalan di luar berlubang dan tidak diperbaiki,” sebutnya.

Padahal lanjutnya, kebun salah satu anggota DPRD Kerinci yang terpilih pada Pileg 2019 yang lalu bersebelahan dengan kebun warga yang dijadikan jalan tersebut.

“Kita minta kepada anggota dewan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan tersebut, jangan janji politik saja, setelah terpilih tidak memperhatikan warga,” katanya. (Hendra/Gandi)

ShareTweetSend
Previous Post

Desa Semerap dan Muak Sepakat Damai

Next Post

Harga CPO Turun Rp156

Related Posts

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

12 Mei 2026
Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

10 Mei 2026
Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

9 Mei 2026
Jamuan Rakernas ADPMET di Jambi, Gubernur Al Haris Soroti Perjuangan Hak Participating Interest Daerah

Jamuan Rakernas ADPMET di Jambi, Gubernur Al Haris Soroti Perjuangan Hak Participating Interest Daerah

8 Mei 2026
Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

Kasus Injak-injak Dunia Pendidikan Jadi Tersangka, Varial Adhi Dibui, Amrizal Masih Ngantor di DPRD

5 Mei 2026
Hardiknas 2026 di Batang Hari, Fadhil Arief Ajak Semua Pihak Gotong Royong Majukan Pendidikan

Hardiknas 2026 di Batang Hari, Fadhil Arief Ajak Semua Pihak Gotong Royong Majukan Pendidikan

4 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In