• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 21, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Anak Tuna Wicara dan Rungu Jadi Korban Pemukulan Debt Collector

Anak Tuna Wicara dan Rungu Jadi Korban Pemukulan Debt Collector

10 Desember 2020
in DAERAH, HEADLINE

Berita Lainnya

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

500 PAUD Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

Jambi, AP – Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) meminta pihak perlindungan terhadap anak turut menyelidiki penganiayaan Muhammad Ghefary Pradaka yang dilakukan beberapa orang Debt Collector di Jambi, Senin kemarin (7/12).

Ketua Umum (LKNI) Pusat, Kurniadi Hidayat mengecam tindakan keji pelaku yang tega memukuli Ghefary. Korban berumur 13 tahun itu, kata Kurniadi, seorang tuna wicara dan tuna rungu.

“LPKNI mewakili keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Muaro Jambi,” ujar Kurniadi, Kamis (10/12).

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi saat korban dari kawasan Mendalo Muaro Jambi mau pulang ke rumah di Buluran Telanaipura, Kota Jambi.

“Korban dibuntuti sekitar 4 orang debt collector. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran karena korban merasa ketakutan ada yang membuntutinya dari belakang. Kendaraan korban dipepet kawanan itu dan langsung memukul wajah korban. Serta membawanya ke Kantor Kredit Plus,” kata Kurniadi.

Korban telah dibawa ke RSUD Raden Mattaher untuk dilakukan visum.
Kurniadi berharap polisi dapat mengungkap kasus ini.

“Kami juga mengantongi asal deb collector tersebut. Mereka dari PT. PAI dan Kredit Plus harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” ucap Kurniadi.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan pihak PT. PAI maupun Kredit Plus. (Dan)
ShareTweetSend
Previous Post

Kapolda Sebut Tak Ada Kejadian Menonjol Selama Pilkada Jambi

Next Post

Tanpa Parpol dan Ganti Pasangan Romi-Robby Menang Telak

Related Posts

Bea Cukai Dibekukan Soeharto, Mungkinkah Terulang di Era Prabowo, Anggota Pansus DPR RI Ungkap Kisah Perjuangan Soehardjo

Ketika Puasa Ramadan 2026: Usman Ermulan Sedekah Air Putih di Kawasan Rawan Macet Jelang Berbuka, Ajak Alumni Unja dan Warga Jambi Bersama Lakukan

19 Februari 2026
Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

18 Februari 2026
500 PAUD Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

500 PAUD Hadiri Edukasi Tanam Jagung di Poktan Kasturi

13 Februari 2026
Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

TMMD ke-127 di Bajubang Resmi Dimulai, Bupati Batang Hari Pimpin Upacara

10 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In