• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Februari 15, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Jepang Warning Warga di RI

Jepang Warning Warga di RI

14 September 2021
in HEADLINE

PEMERINTAH Jepang Senin (13/9/2021) mengeluarkan peringatan kepada para warganya yang berada di Indonesia dan lima negara Asia Tenggara. Ini terkait kemungkinan adanya risiko serangan, termasuk bom bunuh diri.

Mengutip Associated Press (AP), Negeri Sakura menghimbau agar warganya menghindari kerumunan dan festival keagamaan. Selain di RI, himbauan itu juga diberikan kepada WN Jepang diFilipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Kami telah memperoleh informasi bahwa ada peningkatan risiko seperti bom bunuh diri,” tutur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang,  Selasa (14/9/2021).

Dalam himbauan singkat itu,Jepang juga mendesak warganya untuk memperhatikan informasi lokal dan berhati-hati “untuk saat ini”. Tetapi tidak memberikan kerangka waktu tertentu atau detail lainnya.

Peringatan itu menimbulkan kebingungan di negara-negara Asia Tenggara. ABC menulis, Taiwan, Filipina, dan Malaysia sudah berkomentar.

Thailand mengatakan Jepang belum mengungkapkan asal usul peringatan tersebut. Otoritas Negeri Gajah Putih juga menegaskan belum melihat adanya ancaman.

“Badan keamanan Thailand tidak memiliki informasi mereka sendiri tentang kemungkinan ancaman,” kata Wakil Juru Bicara Polisi Kissana Pathanacharoen.

Demikian pula, Departemen Luar Negeri Filipina mengatakan tidak mengetahui adanya informasi tentang tingkat ancaman yang meningkat. Di Malaysia,kepala polisi nasional Acryl Sani Abdullah Sani juga menyebut belum ada ancaman keamanan yang terdeteksi.

ShareTweetSend
Previous Post

Luhut Bawa Lagi Kabar Gak Enak

Next Post

KPK Periksa Saksi untuk Tersangka Apif Firmansyah

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In