• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, April 6, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harimau Sumatera Terancam Punah

Ilustrasi harimau

Harimau Sumatera Keluar Hutan Karena Babi Sudah Habis

29 September 2021
in DAERAH

JAMBI – Harimau sumatera beberapa kali dikabarkan keluar dari teritorialnya dan masuk ke permukiman di Jambi.

Situasi ini bisa terjadi, karena kurangnya sumber makanan di dalam hutan untuk kucing besar tersebut.

Berita Lainnya

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Kasi Konservasi Wilayah III BKSDA Jambi, Farid menyampaikan populasi babi hutan sebagai mangsa utama bagi harimau, sedang menipis. Diduga, salah satu penyebabnya, yakni virus asal Afrika ‘menyerang’ babi hutan.

“Babi hutan sudah banyak habis. Deteksi awal dan dari laporan, gejalanya menyerupai serangan virus asal Afrika,” katanya, Rabu (29/9).

Dengan menipisnya populasi babi hutan, harimau sumatera berpotensi keluar hutan. Bukan untuk menyerang, tetapi ingin mencari makanan.

“Itu mungkin menjadi salah satu sebab harimau keluar dari hutan,” ujar Farid.

Ia pun mengatakan berdasarkan hasil penelitian, bagi harimau sumatera, babi hutan merupakan mangsa utamanya. Sedangkan mangsa kedua, yakni rusa.

Sayangnya, babi hutan bukanlah hewan yang dilindungi, seperti rusa. Sehingga perburuan kepada babi tidak bisa dicegah.

“Ke depan bisa saja babi dilindungi, jika lihat potensi seperti ini. Atau setidaknya babi dibatasi perdagangannya. Kalau sekarang masih bebas (diburu),” katanya.

BKSDA Jambi bakal membahas potensi tadi di kementerian, dan kemungkinan membuat kajian untuk mengatasi virus yang melanda populasi babi hutan. Untuk saat ini, pencegahan praktik perburuan rusa sedang dilakukan.

“Jika dikendalikan perburuan terhadap rusa, mungkin bisa membantu kelangsungan hidup harimau juga,” katanya.

ShareTweetSend
Previous Post

BKSDA Jambi Evakuasi Belasan Buaya Dari Tempat Penangkaran

Next Post

Haris Lantik Mantan Kapolda Jambi Jadi Komisaris PT JII

Related Posts

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

Muscab PPP Jambi, Fadhil Arief Minta Jangan Ada Beruk Tunggal dalam Pengurus

30 Maret 2026
Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Gubernur Jambi Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

30 Maret 2026
Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

Fadhil Arief Gelar Halalbihalal Bersama Masyarakat Batang Hari

22 Maret 2026
Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

Fadhil Arief Temui Al Haris di Lebaran Pertama

21 Maret 2026
Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

Bupati Fadhil Arief Raih Lagi Penghargaan Nasional, Kali Ini Bangun Masyarakat Religius

15 Maret 2026
Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

Jalan Simpang Mersam Dilintasi Excavator, Sekarang Rusak 30 Meter, Kadis PUTR Batang Hari Naik Darah

13 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In