• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Mei 17, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Kejari Periksa Sekda Kota Jambi terkait Dugaan Korupsi Subhi

Budidaya

Ngaku Terima Duit Puluhan Juta, Sekda Kota Jambi: Katanya Ini Bantuan

28 Oktober 2021
in HEADLINE, HUKUM & KRIMINAL

JAMBI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Budidaya, mengaku menerima uang puluhan juta dari BPPRD Kota Jambi yang ditenggarai adalah uang pemotongan insentif pajak.

Budidaya menjadi saksi dalam sidang perkara korupsi pemotongan insentif pajak BPPRD Kota Jambi, Kamis (28/10).

Berita Lainnya

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

Dalam kesaksiannya, Budidaya mengaku menerima uang sebanyak Rp 60 juta.

Uang sejumlah itu kemudian dikembalikan Budidaya setelah Kejari Jambi menyidik perkara itu.

Karena khawatir dengan uang yang diterimanya pada 2018 itu ada kaitannya, uang itu dikembalikan pada September 2020.

Sidang perkara korupsi dengan terdakwa mantan Kepala BPPRD Kota Jambi, Subhi, dipimpin majelis hakim yang diketuai Yandri Roni, bersama dua hakim anggota, Yofistian dan Yasinta Manalu.

Diceritakan Budidaya setelah ditanya Penuntut Umum Kejari Jambi, Gempa Awaljon, pada 2018 seharusnya Budidaya tidak menerima insentif penagihan pajak BPPRD. Alasannya, dia sudah memilih untuk menerima TPP.

Namun, pada 2018 itu pula, dia justru mendapat sejumlah uang setiap triwulan, Rp 15 juta per triwulan. Total selama 2018 dia mendapat Rp 60 juta. Dan itu dibenarkan oleh Budidaya.

“Saya harus memilih TPP atau insentif, saya memilih TPP sehingga saya tidak berhak menerima insentif. Pada 2017 saya tidak menerima insentif,” kata Budidaya.

“Pada saat penggeledahan kami menemukan kuitansi di ruang Keuangan (BPPRD) tertulis telah diterima dari Budidaya sejumlah Rp 60 juta untuk pembayaran pengembalian uang yang diterima setiap triwulan pada 2018. Tolong saudara jelaskan!” kata JPU Gempa Awaljon.

“Pada 2018 saya menerima dari Sekretaris (Irvany Wijaya) dan Kasubag Keuangan (Astri Liliani) setiap triwulan. Saya tidak tahu uang dari mana. Pada saat ada masalah ini, saya inisiatif sendiri (mengembalikan) sebanyak Rp 60 juta. Saya berikan dalam 2 tahap,” terang Budidaya.

“Karena ada penyelidikan tentang insentif, saya merasa apakah uang yang saya terima adalah potongan, jadi saya kembalikan,” kata Budidaya

“Pada saat saudara menerima apakah saudara tanya sumber dana tersebut?” tanya JPU.

“Katanya ini bantuan,” kata Budidaya.

Setelah Budidaya menjawab semua pertanyaan dari JPU, giliran Pengacara terdakwa Subhi, Bahrul Ilmi yang memberikan pertanyan kepada Budidaya.

“Apakah saksi tahu kalau pegawai negeri tidak boleh menerima bantuan, apalagi terkait jabatan?” kata Bahrul.

“Iya betul. Karena saya menganggap itu bantuan. Mungkin mereka menganggap saya membantu pekerjaan mereka,” kata Budidaya.

ShareTweetSend
Previous Post

Ini yang Paling Ditakuti oleh Jokowi

Next Post

Tsunami Kebangkrutan di RI Kian Ngeri

Related Posts

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

Tasyakuran Aqiqah Cucu Kembar Usman Ermulan Dihadiri Para Tokoh, Hazrin Nurdin hingga Ketua DPRD

17 Mei 2026
4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

4 Pendekar Silat UM Jambi Tempur di The 1st Muhammadiyah Games 2026, Rektor Janjikan Bonus

12 Mei 2026
Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Viral Al Haris Minta Rp400 Juta, Elas Anra Dermawan Sebut Sudah Damai Secara Kekeluargaan dan Tidak Ada Kaitan

10 Mei 2026
Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

Sesama Tersangka Sejak Desember, Varial Dibui Polda Jambi, Amrizal Ditangani Polda Sumbar Masih Duduk Empuk, Tokoh Kerinci: Jangan Pilih Kasih

9 Mei 2026
Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

Mantan Hakim Pengadilan Negeri Polisikan Ketua LAM di Jambi

7 Mei 2026
Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

Hafizi Alatas ke Amrizal: Tak Pantas Tersangka Duduk di DPRD, Mundurlah Secara Jantan Sebelum Dibui Seperti Varial Adhi

5 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In