• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 31, 2025
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Evakuasi 11 Penambang Emas Terus Dilakukan

Evakuasi 11 Penambang Emas Terus Dilakukan

30 Oktober 2016
in HUKUM & KRIMINAL

Bangko, AP – Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli mengatakan evakuasi 11 penambang emas yang terjebak di dalam lubang galian tambang di Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarab Kabupaten Merangin terus dilakukan, meski masa pencarian sudah lewat satu minggu.

“Kami semua akan berupaya, dan memang apa yang kita kerjakan ini tidak mudah. Kita sama-sama berdoa semoga semua korban bisa dievakuasi,” katanya.

Berita Lainnya

Kasus Amrizal Anggota DPRD Jambi Naik Penyidikan, Partai Golkar Hormati Proses Hukum

Zulkarnain Pencari Barang Sungai Batanghari Diserang Orang Tak Dikenal di Desa Gedong Karya

Polda Sumbar Periksa Amrizal Anggota DPRD Jambi Usai Laporan Prajurit TNI Naik Penyidikan

Penambang emas ilegal atau biasa disebut Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) itu melakukan penambangan dengan membuat lubang antara 30-50 meter.

Diduga saat menggali air masuk ke lubang tambang, sebab lubang galian penambang tepat di bawah Sungai Batang Merangin dengan kedalaman tujuh meter lebar sekitar 20 meter.

Lokasi yang menjadi tambang emas tersebut tepatnya berada di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, kabupaten setempat.

Gubernur mengaku sudah melihat langsung lokasi tambang tempat 11 pekerja tersebut terjebak. Dia mengatakan lubang para pekerja hanya bisa dilalui satu orang saja, untuk memutar badan pun tidak bisa dan keluar harus dengan gerakan mundur.

“Curah hujan tak kunjung berhenti pompa air yang disediakan sudah tidak memungkinkan lagi, airnya tidak berkurang-kurang. Tapi kita terus berusaha dengan opsi-opsi lain, kemungkinan di seberang sungai akan digali dengan mengunakan alat berat,” katanya menjelaskan.

Dikatakannya, kegiatan tambang emas ilegal ini sudah disampaikannya kepada Kapolri dan menteri terkait, untuk dapat mencarikan solusi.

“Kita sudah sampaikan ke Kapolri dan Menteri terkait tentang kenyataan di lapangan. Pemerintah sudah melarang untuk tidak melakukan aktivitas tambang emas yang merusak lingkungan. Dimana air sungai tercemar dan mempunyai risiko yang sangat tinggi seperti kejadian sekarang ini,” ujarnya.

Gubernur juga menyebut akan mengkaji aktivitas tambang emas di wilayahnya secara umum, namun yang pastinya aktivitas itu ke depannya tidak merusak dan mencemari lingkungan serta terjamin dari sisi keselamatan, meskipun hasilnya mensejahterakan rakyat.

“Ini jadi pelajaran kita khususnya semua masyarakat yang melakukan aktivitas ini. Logikanya menggali di bawah sungai yang deras itu risikonya sangat besar sekali. Kita lihat tadi ada lubang setiap pinggiran sungai, tak terpikirkan oleh kita gimana musibahnya,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Bupati Merangin H Al Haris juga mengharapkan agar evakuasi yang dilakukan bisa berhasi, mengeluarkan jazat korban dari lubang tersebut. ‘’Pastinya tim evakuasi terus berupaya menemukan jazat korban,’’ujar Bupati.

 

Bupati juga tidak ingin jasad warganya terkubur di lubang itu, karena pihak keluarga korban juga sangat menginginkan ada kuburan korban.  Beberapa anak korban juga telah menghadap bupati, minta ada kuburan ayahnya. Namun demikian bupati minta, para keluarga korban jangan larut dalam kesedihan terus berkepanjangan.

‘’Saya sangat prihatin kepada mereka (para korban PETI), sebab mereka melakukan pekerjaan seperti itu karena faktor himpitan ekonomi. Semoga keluarga tetap tabah,’’ujar Bupati.

Diharapkan bupati, musibah tersebut menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat Merangin, khususnya para pelaku PETI di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Merangin.

Pemerintah bersama Polri, TNI dan Basarnas lanjut bupati, terus berupaya keras bisa  mengeluarkan jaded korban dari ‘Lubang Jarum’ yang dalam dan berbelok-belok dipenuhi air tersebut.

Bupati juga  mengajak keluarga korban dan seluruh masyarakat Merangin untuk bersama-sama berdoa, agar evakuasi jazat korban bisa secepatnya berhasil. Berdoa agar kondisi cuaca tetap terang.

Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Merangin dalam sepekan terakhir lanjut bupati, cukup menjadi kendala dalam proses evekuasi, sebab ‘Lubang Jarum’  yang airnya sempat menyusut disedot 13 mesin pompa, kini kembali dipenuhi air.

“Kita terus berusaha mencari jasad korban, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pelaksanaan evakuasi berlangsung selama tujuh hari. Jika selama tujuh  hari itu tidak juga berhasil, akan ditambah tiga hari lagi,’’jelas Bupati.

Mudah-mudahan harup bupati lagi, atas doa kita semua jasad korban dapat secepatnya ditemukan. Diakui bupati, posisi jasad korban yang terpencar diberbagai cabang ‘Lubang Jarum’ di bawah sungai yang airnya deras tidak mudah.

Untuk itu berbagai upaya terus dilakukan dengan menyedot air di seluruh ‘Lubang-lubang Jarum’ di sekitar lubang 11 orang tertimbun tersebut.

‘’Saya tidak ingin warga saya tertimbun disana, makanya kami sekuat tenaga berupaya mengeluarkan jazat korban dari ‘Lubang Jarum’.’’tegas Bupati.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), memberikan bantuan dana evakuasi sebesar Rp 200 juta itu, Selain itu, bantuan juga mengalir dari para anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) DPD RI, sebesar Rp 30  juta. Bantuan yang diserahkan M Syukur dan Hj Daryati Uteng itu, diperuntukan bagi keluarga korban yang di serahkan langsung ke Bupati.

‘’Kami mengucapakkan terima kasih kepada BNPB dan Adinda saya M  Syukur dan Ibunda saya Ibu Hj Daryati Uteng Suryadiyatna yang telah member bantuan dan turun ke TKP,’’ucap Bupati.

Sebanyak 200 personel gabungan diterjunkan “Untuk tim yang diterjunkan dalam operasi evakuasi ini ada sekitar 200 personel, terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD serta warga,” kata Dandim 0420/Sarko Letkol Inf I Nyoman Yudhanha Dewata Putra.

Dandim Sebagai pengarah operasi evakuasi mengatakan evakuasi 11 korban terus dilakukan, termasuk menyiapkan opsi lain yakni menggunakan alat berat untuk membongkar lubang.

 

“Walaupun medannya sangat berat kita upayakan datangkan alat berat, kemungkinan kita akan bongkar dari seberang sungai. Yang jelas upaya evakuasi tetap kita laksanakan,” kata Dandim.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga mengatakan “Hari pertama mau masuk mengecek korban ini saja kita tidak bisa. Warga yang punya perahu tidak mau mengantar kita dan terpaksa kita mengunakan perahu arum jeram dengan jarak tempuh 3-4 jam. Artinya apa, mereka tertutup dan kompak dengan kegiatan ini,” katanya. Nzr

 

ShareTweetSend
Previous Post

PU tak Tanggap Jalan Berlubang, Mobil Sulit Memutar arah di Pattimura Simpang Rimbo

Next Post

Kecewa Kondisi Jalan Warga Tanam Pohon Sawit

Related Posts

Kasus Amrizal Anggota DPRD Jambi Naik Penyidikan, Partai Golkar Hormati Proses Hukum

Kasus Amrizal Anggota DPRD Jambi Naik Penyidikan, Partai Golkar Hormati Proses Hukum

30 Agustus 2025
Zulkarnain Pencari Barang Sungai Batanghari Diserang Orang Tak Dikenal di Desa Gedong Karya

Zulkarnain Pencari Barang Sungai Batanghari Diserang Orang Tak Dikenal di Desa Gedong Karya

28 Agustus 2025
Polda Sumbar Periksa Amrizal Anggota DPRD Jambi Usai Laporan Prajurit TNI Naik Penyidikan

Polda Sumbar Periksa Amrizal Anggota DPRD Jambi Usai Laporan Prajurit TNI Naik Penyidikan

27 Agustus 2025
Tidak Mau Disalahkan Sepenuhnya, 10 Tersangka Kasus PJU Dishub Kerinci Ungkap Peran DPRD

Kejaksaan Agung Didesak Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi PJU Dishub Kerinci

27 Agustus 2025
Tidak Mau Disalahkan Sepenuhnya, 10 Tersangka Kasus PJU Dishub Kerinci Ungkap Peran DPRD

Tidak Mau Disalahkan Sepenuhnya, 10 Tersangka Kasus PJU Dishub Kerinci Ungkap Peran DPRD

21 Agustus 2025
Paradoks Warisan Jambi: Bagaimana Dokumen Batal dan Tanda Tangan Terlupakan

Paradoks Warisan Jambi: Bagaimana Dokumen Batal dan Tanda Tangan Terlupakan

19 Agustus 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In