• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Januari 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
BPBD Prediksi Batanghari Akan Alami Kemarau Panjang

Jambi Masuk Prioritas Modifikasi Cuaca Jelang Musim Panas

14 Mei 2022
in DAERAH

JAMBI – Tiga provinsi yakni Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat menjadi prioritas untuk penerapan teknologi modifikasi cuaca (TMC) menghadapi musim kemarau pada akhir Mei atau awal Juni.

“Rencananya di awal Juni, akhir Mei, kita kordinasi dengan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan TNI AU juga kemungkinan akan lanjut Sumatera Selatan dan Jambi,” kata Koordinator Lab TMC Budi Haryoso dikutip CNNIndonesia.com pada Sabtu (14/5).

Berita Lainnya

Berkah Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

“Kalimantan Barat juga,” ia menambahkan.

Budi menambahkan ketiga provinsi itu menjadi prioritas karena memiliki tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tinggi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Budi mengakui ada penurunan titik api.

Hal itu dikarenakan pergantian metode untuk menanggulangi karhutla. Alih-alih mengguyur kebakaran dengan hujan, KLHK kini mendorong TMC untuk membasahi lahan gambut yang rawan terbakar.

“Mindsetnya kita ubah. Kita membasahi lahan gambut dengan melihat tinggi muka air tanah (TMAT) gambut. Kita membasahinya supaya kubah-kubah gambut terisi sama seperti saat kita mengisi waduk ketika kemarau,” kata Budi.

Untuk Sumatera, Budi menuturkan musim kemarau biasanya datang dua kali. Periode pertama Februari, Maret, April dan periode kedua datang Juli, Agustus September.

“Secara klimatologis ada dua kemarau pada Februari, Maret, April kemarau sebab di Sumatera polanya monsunal (jelas perbedaan musimnya). Periode kedua, Juli, Agustus, September,” urai dia.

Meski demikian, ia mengakui saat ini TMC masih terkendala pesawat. Pasalnya, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang biasa melakukan TMC kini berada di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Sebenarnya sudah ada permintaan untuk modifikasi cuaca. Namun kami dalam transisi ke BRIN. Jadi, dukungannya masih belum optimal,” katanya.

“Dulu kami di BPPT memutuskan apa-apa sendiri. Sekarang, kami hanya sebagai pelaksana,” kata Budi menambahkan.

Di sisi lain, Budi juga menuturkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga meminta TMC dilakukan di Indonesia wilayah timur. Hal itu dikarenakan Indonesia akan menggelar G20 yang berlangsung di Bali.

“Dalam beberapa tahun terakhir BNPB menginstruksikan turut diperhatikan (Indonesia timur) karena ada G20 di Bali namun pelaksaannya masih menunggu BNPB,” katanya.

Setidaknya dalam sepekan terakhir sebagian wilayah Indonesia dilanda cuaca panas yang melampaui batas normal. Namun demikian, Badan Mateorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut itu bukan gelombang panas.

ShareTweetSend
Previous Post

Cek Nama Calon Jemaah Haji Indonesia 2022

Next Post

Tak Ada Inisiator Pembentukan Koalisi Golkar-PAN-PPP

Related Posts

Bupati Tak Ingin Dengar ASN Tanjabtim Pindah dengan Bermacam Alasan

Berkah Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap

6 Januari 2026
Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

6 Januari 2026
Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

5 Januari 2026
Fadhil Arief Lepas Keberangkatan Kafilah Kabupaten Batang Hari

Sebentar Lagi Batang Hari Punya Sekda Definitif, Mula Rambe Tertinggi

2 Januari 2026
Kementerian ESDM, SKK Migas dan KKKS Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pulau Sumatera

Kementerian ESDM, SKK Migas dan KKKS Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pulau Sumatera

18 Desember 2025
Ketum Bakal Lantik Pengurus JMSI Sultra

Ketum Bakal Lantik Pengurus JMSI Sultra

17 Desember 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In