• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Januari 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Kata Doktor Asnelly, Paling Susah Itu Penambangan Emas Ilegal

Kata Doktor Asnelly, Paling Susah Itu Penambangan Emas Ilegal

11 Oktober 2022
in DAERAH

Jambi –  Pemprov Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup menginisiasi pembentukan Kampung Mantap Lingkungan Hidup untuk mengatasi pencemaran di Sungai Batanghari,

Kampung terebut akan mengoperasikan bank sampah dan melakukan kegiatan menanam pohon untuk mencegah abrasi .

Berita Lainnya

Berkah Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, Dr Asnelly Ridha Daulay mengatakan terdapat 11 desa yang akan menjadi percontohan dan disiapkan untuk menjadi Kampung Mantap Lingkungan Hidup.

“Disiapkan dalam bulan ini. 11 desa ini berada di bantaran sungai, dan akan diperlombakan. Semakin banyak desa seperti ini, limbah domestik akan berkurang. Mereka juga akan terbiasa memilah sampah,” ujar Asnelly, dikutip pada Selasa (11/10)

Asnelly juga mengatakan, nantinya di bantaran sungai itu warga Kampung Mantap Lingkungan Hidup akan melakukan kegiatan penanaman pohon.

“Ini untuk mencegah erosi. Jika erosi berkurang, kekeruhan sungai juga berkurang,” sebut istri dari Tokoh Pers Jambi Mursyid Sonsang itu.

Ia menyampaikan untuk saat ini pihaknya tengah fokus mengurangi pencemaran sungai akibat limbah domestik, karena upaya tersebut yang paling memungkinkan untuk dilakukan saat ini.

Ini berbeda dengan permasalahan penambangan emas tanpa izin (PETI) yang cukup kompleks, dan melibatkan berbagai pihak.

“Kalau terhadap perusahaan, harus ada tindakan hukum. Dan yang paling susah itu penambangan emas ilegal. Penanganan penambangan emas liar itu susah ditangani, terlalu komplek. Sedangkan yang paling bisa kita dekati dalam waktu dekat ini soal sampah domestik,” ucap ibu IPDA Fachri Muhammad Mursyid ini.

ShareTweetSend
Previous Post

Hentikan Angkutan Batubara

Next Post

Pasca Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 131 Orang, Kapolri Mutasi Kapolda Jatim

Related Posts

Bupati Tak Ingin Dengar ASN Tanjabtim Pindah dengan Bermacam Alasan

Berkah Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap

6 Januari 2026
Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

6 Januari 2026
Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

Peta Jalan Pendidikan Islam dan Desain Masa Depan Peradaban

5 Januari 2026
Fadhil Arief Lepas Keberangkatan Kafilah Kabupaten Batang Hari

Sebentar Lagi Batang Hari Punya Sekda Definitif, Mula Rambe Tertinggi

2 Januari 2026
Kementerian ESDM, SKK Migas dan KKKS Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pulau Sumatera

Kementerian ESDM, SKK Migas dan KKKS Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pulau Sumatera

18 Desember 2025
Ketum Bakal Lantik Pengurus JMSI Sultra

Ketum Bakal Lantik Pengurus JMSI Sultra

17 Desember 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In