• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Maret 7, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Kata Doktor Asnelly, Paling Susah Itu Penambangan Emas Ilegal

Kata Doktor Asnelly, Paling Susah Itu Penambangan Emas Ilegal

11 Oktober 2022
in DAERAH

Jambi –  Pemprov Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup menginisiasi pembentukan Kampung Mantap Lingkungan Hidup untuk mengatasi pencemaran di Sungai Batanghari,

Kampung terebut akan mengoperasikan bank sampah dan melakukan kegiatan menanam pohon untuk mencegah abrasi .

Berita Lainnya

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, Dr Asnelly Ridha Daulay mengatakan terdapat 11 desa yang akan menjadi percontohan dan disiapkan untuk menjadi Kampung Mantap Lingkungan Hidup.

“Disiapkan dalam bulan ini. 11 desa ini berada di bantaran sungai, dan akan diperlombakan. Semakin banyak desa seperti ini, limbah domestik akan berkurang. Mereka juga akan terbiasa memilah sampah,” ujar Asnelly, dikutip pada Selasa (11/10)

Asnelly juga mengatakan, nantinya di bantaran sungai itu warga Kampung Mantap Lingkungan Hidup akan melakukan kegiatan penanaman pohon.

“Ini untuk mencegah erosi. Jika erosi berkurang, kekeruhan sungai juga berkurang,” sebut istri dari Tokoh Pers Jambi Mursyid Sonsang itu.

Ia menyampaikan untuk saat ini pihaknya tengah fokus mengurangi pencemaran sungai akibat limbah domestik, karena upaya tersebut yang paling memungkinkan untuk dilakukan saat ini.

Ini berbeda dengan permasalahan penambangan emas tanpa izin (PETI) yang cukup kompleks, dan melibatkan berbagai pihak.

“Kalau terhadap perusahaan, harus ada tindakan hukum. Dan yang paling susah itu penambangan emas ilegal. Penanganan penambangan emas liar itu susah ditangani, terlalu komplek. Sedangkan yang paling bisa kita dekati dalam waktu dekat ini soal sampah domestik,” ucap ibu IPDA Fachri Muhammad Mursyid ini.

ShareTweetSend
Previous Post

Hentikan Angkutan Batubara

Next Post

Pasca Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 131 Orang, Kapolri Mutasi Kapolda Jatim

Related Posts

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

4 Maret 2026
Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

28 Februari 2026
Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

27 Februari 2026
Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

27 Februari 2026
Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24 Februari 2026
Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

18 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In