• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Mei 1, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
NTP Jambi Naik 0,41 Persen

NTP Jambi Naik 0,41 Persen

2 November 2016
in DAERAH

Jambi, AP – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Oktober 2016 sebesar 99,70 atau naik 0,41 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan mengatakan, kenaikan NTP dikarenakan indeks harga yang diterima petani naik sebesar 0,57 persen sedang indeks harga yang dibayar petani hanya mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen, Rabu (02/11).

Berita Lainnya

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Pada Oktober 2016, NTP Provinsi Jambi untuk masing-masing subsektor tercatat 99,36 untuk subsektor tanaman pangan, hortikultura 95,94, tanaman perkebunan rakyat 100,71, peternakan 100,18 dan untuk subsektor perikanan 101,68 yang terdiri dari perikanan tangkap 108,28 dan perikanan budidaya sebesar 94,61.

Pada Oktober 2016 tingkat inflasi perdesaan sebesar 0,20 persen. Inflasi terjadi pada enam kelompok konsumsi rumah tangga yaitu kelompok bahan makanan, makanan jadi, perumahan, sandang, kesehatan serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga.

“Sedangkan pada kelompok transportasi dan komunikasi terjadi deflasi,” kata Dadang Hardiwan.

Sementara itu untuk nilai tukar usaha rumah tangga pertanian Provinsi Jambi Oktober 2016 sebesar 107,46 atau naik 0,62 persen dibanding bulan sebelumnya.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani, dimana komponen Ib hanya terdiri dari biaya produksi dan penambahan barang modal.

Dengan dikeluarkannya konsumsi dari komponen indeks harga yang dibayar petani, NTUP dapat lebih mencerminkan kemampuan produksi petani karena yang dibandingkan hanya produksi dengan biaya produksinya, kata Dadang Hardiwan. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Nilai Beasiswa yang akan Dikucurkan Pemprov

Next Post

Polsek Telanai Amankan 35 Ekor Trenggiling Hidup

Related Posts

Aksi Fadhil Arief Berhasil! Batanghari Ketiban ‘Durian Runtuh’ Rp11,8 Miliar dari Wapres

Alhamdulillah, Kemiskinan di Batang Hari Turun

30 April 2026
Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

Salurkan Bantuan Kursi Roda, Bunda Zulva Fadhil Tunjukkan Kepedulian untuk Warga Batang Hari

29 April 2026
Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

Sudirman Dilantik Jadi Komisaris Utama Bank Jambi

28 April 2026
Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

Pemkab Batang Hari Ikuti Asistensi Pusat Terkait Belanja Minimum TA 2026

28 April 2026
Sekda Sudirman Buka Konsultasi Publik Penyusunan Draf Dokumen RPPEG Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Sekda Sudirman Buka Konsultasi Publik Penyusunan Draf Dokumen RPPEG Kabupaten Tanjung Jabung Timur

28 April 2026
Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi

27 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In