• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 9, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
NTP Jambi Naik 0,41 Persen

NTP Jambi Naik 0,41 Persen

2 November 2016
in DAERAH

Jambi, AP – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Oktober 2016 sebesar 99,70 atau naik 0,41 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan mengatakan, kenaikan NTP dikarenakan indeks harga yang diterima petani naik sebesar 0,57 persen sedang indeks harga yang dibayar petani hanya mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen, Rabu (02/11).

Berita Lainnya

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Pada Oktober 2016, NTP Provinsi Jambi untuk masing-masing subsektor tercatat 99,36 untuk subsektor tanaman pangan, hortikultura 95,94, tanaman perkebunan rakyat 100,71, peternakan 100,18 dan untuk subsektor perikanan 101,68 yang terdiri dari perikanan tangkap 108,28 dan perikanan budidaya sebesar 94,61.

Pada Oktober 2016 tingkat inflasi perdesaan sebesar 0,20 persen. Inflasi terjadi pada enam kelompok konsumsi rumah tangga yaitu kelompok bahan makanan, makanan jadi, perumahan, sandang, kesehatan serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga.

“Sedangkan pada kelompok transportasi dan komunikasi terjadi deflasi,” kata Dadang Hardiwan.

Sementara itu untuk nilai tukar usaha rumah tangga pertanian Provinsi Jambi Oktober 2016 sebesar 107,46 atau naik 0,62 persen dibanding bulan sebelumnya.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani, dimana komponen Ib hanya terdiri dari biaya produksi dan penambahan barang modal.

Dengan dikeluarkannya konsumsi dari komponen indeks harga yang dibayar petani, NTUP dapat lebih mencerminkan kemampuan produksi petani karena yang dibandingkan hanya produksi dengan biaya produksinya, kata Dadang Hardiwan. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Nilai Beasiswa yang akan Dikucurkan Pemprov

Next Post

Polsek Telanai Amankan 35 Ekor Trenggiling Hidup

Related Posts

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

4 Februari 2026
Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

4 Februari 2026
Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

3 Februari 2026
MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

29 Januari 2026
Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

28 Januari 2026
Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In