• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Februari 12, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Warga Blokir Pelabuhan, Ekspor di Jambi Terancam Merosot, Pj Bupati Jangan Tidur?

Permintaan Usman Ermulan kepada KPK untuk Menangkap Calon Kepala Daerah Penuntut Imbalan Rp20 Miliar

21 Juni 2024
in HEADLINE, REFLEKTIF USMAN ERMULAN

Jambi – Usman Ermulan, politisi senior, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK agar turun tangan menangkap calon kepala daerah yang meminta imbalan sebesar Rp20 miliar kepada calon wakil untuk Pilkada 2024.

Usman juga menyerukan agar KPK ikut serta dalam mengawasi proses penjaringan calon yang dilakukan oleh calon kepala daerah untuk memilih wakilnya.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Menurut mantan anggota DPR RI selama tiga periode dengan pengalaman di komisi Keuangan, Perbankan, dan Perencanaan Nasional, untuk dapat menjadi wakil wali kota atau wakil bupati, harus menyediakan dana sebesar Rp20 miliar.

Imbalan tersebut berpotensi meningkatkan faktor risiko korupsi ketika sudah menjabat.

“Seperti rampok yang ingin menjadi pejabat, KPK tangkap!,” ujar Usman pada Jumat, 21 Juni 2024.

Usman mengkritik skema dimana calon wakil harus memberikan imbalan sebesar Rp20 miliar, mempertanyakan bagaimana dana tersebut dapat dikembalikan.

“Gaji wakil wali kota atau wakil bupati hanya berjumlah Rp300 juta selama 5 tahun, bisa jadi maksimum Rp1 miliar dengan tambahan lainnya,” ungkapnya.

Usman menegaskan bahwa langkah ini penting sebagai salah satu upaya pemberantasan korupsi demi kemajuan negara dan mengajak masyarakat untuk realistis.

Kata mantan Bupati Tanjungjabung Barat dua periode ini, calon yang gemar membuat janji-janji manis berpotensi menjadi koruptor, karena janji tersebut hanya untuk mendapatkan simpati dari masyarakat agar mereka terpilih. (Deni)

ShareTweetSend
Previous Post

Budi Setiawan Semakin Intens, Isu Pemekaran Wilayah Terkendala Batas Wilayah

Next Post

Terimakasih Pak Surya Paloh, Sudah Bikin HP Direktur Media Center Dilla Hich Terus Berdering

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Usman Ermulan Ketua IKAL Lemhannas Sebut Melawan Guru Adalah Tindakan Salah

Usman Ermulan Ketua IKAL Lemhannas Sebut Melawan Guru Adalah Tindakan Salah

2 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In