Jambi – Tumpukan sampah terus menggunung di gedung belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.
Penumpukan tak terjadi dalam sehari ini saja. Kabarnya sudah lebih dari seminggu tidak diangkut, hingga Kamis, 29 Januari 2026.
Tadinya, sampah berada di beberapa lokasi di sekitar area gedung-gedung perawatan yang sering dilalui oleh pasien dan pengunjung. Sampah pun kemudian dipindahkan ke gedung belakang.

Terlihat sampah telah bercampur antara limbah medis berbahaya (B3) dan sampah rumah tangga (domestik). Menyebabkan bau menyengat dan risiko penularan penyakit.
Informasi dirangkum, pihak RSUD telah berulang kali menaikkan nota dinas kepada pimpinan terkait untuk mencari solusi. Tapi sayang, belum ada keputusan yang dikeluarkan oleh pimpinan RSUD Raden Mattaher untuk menanganinya.
Sampai sekarang, tak diketahui secara pasti penyebab utama sampah tersebut tidak juga diangkut.
Sementara itu, Ben Patar, menjabat sebagai penanggung jawab kesehatan lingkungan RSUD Raden Mattaher, belum dapat memberikan penjelasan terkait masalah penumpukan sampah tersebut. Dihubunginya melalui nomor Whatsapp masih dalam status centang satu.
(Dan)








