Jambi – Pemerintah Kabupaten Batanghari resmi memperkuat struktur pembinaan keagamaan dengan mengukuhkan kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) masa bakti 2025-2028.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendalaman nilai-nilai Al-Qur’an.
Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief memimpin langsung prosesi pengukuhan 76 anggota LPTQ tersebut di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batanghari, Sabtu 7 Maret 2026.
Para pengurus baru ini memikul tanggung jawab strategis dalam membina cabang tilawah, tahfidz, hingga tafsir Al-Qur’an di Bumi Serentak Bak Regam.
”Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan pada kualitas pembinaan keagamaan kita,” kata Bupati Batang Hari, Fadhil Arief.
Fadhil menekankan bahwa LPTQ bukan sekadar wadah seremonial. Ia berharap kepengurusan periode ini mampu melakukan terobosan dalam pola pembinaan qori dan qoriah.
Targetnya jelas, Batang Hari harus mampu berbicara lebih banyak, baik di tingkat Provinsi Jambi maupun di kancah nasional.
Menurut Fadhil, keberhasilan sebuah lembaga pengembangan bukan hanya diukur dari lancarnya administrasi, melainkan dari sejauh mana kualitas para santri dan pembina meningkat secara berkelanjutan
Selain pengukuhan, suasana khidmat tersebut juga diwarnai dengan pemberian apresiasi.
Pemerintah Kabupaten Batanghari menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para delegasi yang telah berjuang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi tahun 2025 lalu.
Penyerahan bonus ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghargai prestasi anak daerah.
”Kami ingin penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta MTQ agar tidak cepat puas dan terus mendalami Al-Qur’an dengan penuh ketulusan,” pungkas Fadhil. **








