Alhamdulillah, Ada Kabar Baik Dari Johansyah

Jambi, AP – Jubir Pemprov Jambi untuk Penanganan Covid-19, Johansyah mengatakan, dua warga Jambi kembali terkonfirmasi positif di Provinsi Jambi pada Jumat (23/5). Totalnya menjadi 91 orang dan terbaru kasus sembuh menjadi 8 orang.

 

“Pasien ke-90 inisial MS laki-laki berusia 52 tahun asal Merangin riwayat perjalanan ke Malaysia. Pasien ke-91 inisial IS perempuan berusia 31 tahun asal Merangin kontak dengan pasien ke-65 asal Kota Sungai Penuh. Kedua berstatus orang tanpa gejala atau OTG dirawat di RSU Abunjani Bangko,” kata Johansyah.

 

Sebelumnya terdapat empat orang dinyatakan sembuh. Sekda Tebo, Teguh Arhadi sebagai pasien pertama. Kedua, ipar Gubernur Jambi Fachrori Umar berinisial IS berusia 65 tahun pasien 03 asal kabupaten Bungo. Ketiga, warga Kota Sungai Penuh inisial MI berusia 48 tahun pasien 07 sebagai klaster Gowa. Dan keempat, warga Tanjab Barat inisial NY berusia 42 tahun pasien 05.

 

“Hari ini ada penambahan menjadi 8 orang setelah 2 kali menjalani uji swab dan diperbolehkan pulang untuk diisolasi mandiri selama 14 hari,” kata Johansyah.

 

Pasien sembuh itu, lanjut Johansyah, tiga orang laki-laki dan satu orang perempuan. Pertama, pasien ke-39 inisial MA berusia 26 tahun asal Muaro Jambi, pasien ke-12 inisial M berusia 56 tahun asal Kota Jambi dan pasien ke-26 inisial BH berusia 40 tahun asal Merangin. Ketiganya adalah klaster Gowa. Serta seorang perempuan inisial SS berusia 23 tahun asal Merangin sebagai pasien ke-30 memiliki kontak dengan klaster Gowa.

 

Dengan begitu, Pasien positif tertinggi masih berada di Kota Jambi dengan jumlah 26 orang 1 sembuh, Merangin 20 orang 2 sembuh, Muaro Jambi 9 orang 1 sembuh, Kota Sungai Penuh 9 orang 1 sembuh, Tanjab Barat 9 orang 1 sembuh.
Lalu, Batanghari 6 orang 0 sembuh, Bungo 4 orang 1 sembuh, Tebo 3 orang 1 sembuh, Sarolangun 3 orang 0 sembuh, Kerinci 1 orang 0 sembuh dan Tanjab Timur 1 orang 0 sembuh. Disamping itu, kasus PDP 69 orang, ODP 76 orang, dan sedang menunggu uji swab 18 orang.

 

Seperti diketahui sebelumya bahwa ada penambahan lima kasus dari 84 orang menjadi 89 orang di Provinsi itu. Laki-laki inisial MA berusia 27 tahun asal Batanghari sebagai pasien ke-85 di rawat di RSU Hamba Muara Bulian berstatus OTG memiliki dua riwayat pejalanan ke Gowa dan Tembora.

 

Pasien ke-86, laki-laki inisial US berusia 55 tahun asal Bungo dirawat di RSU Hanafie status PDP riwayat perjalanan ke Cibubur. Dan tiga pasien asal Tanjab Barat yang dirawat di RSU Suryah Hairuddin Tebing Tinggi Merlung kabupaten itu, sama-sama memiliki riwayat perjalanan ke Tembora Magetan, Jawa Timur.

 

Pasien ke-87 perempuan inisial MS berusia 13 tahun status OTG, pasien ke-88 perempuan inisial MN berusia 39 tahun dan pasien ke-89 laki-laki inisial IA berusia 16 tahun. (Deni)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.