• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Mei 25, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga Garam Beryodium Mengalami Penurunan

Harga Garam Beryodium Mengalami Penurunan

7 Agustus 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Harga garam konsumsi atau beryodium halus di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi terpantau mengalami penurunan hingga 22 persen karena bertambahnya pasokan dari distributor.

“Hasil monitoring petugas kami di pasar tradisional induk untuk harga garam rata-rata mengalami penurunan dari sebelumnya Rp.9.000 menjadi Rp.7.000 per kilogram,” kata Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, Subiyanto di Jambi, Senin (07/08)

Berita Lainnya

Fadhil Arief Hanya Satu-satunya Kepala Daerah di Provinsi Jambi Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

Bupati Batang Hari Sebut JSFL Bibit Atlet Masa Depan Jambi

Doa Sekda Sudirman Lepas JCH Kloter 23: Jadi Haji Mabrur, Pulang Pun Sehat

Harga garam yang mengalami penurunan tersebut terjadi di Pasar Tradisional Angsoduo dan Pasar Tradisional Simpang Pulai, dengan terjadi penurunan yang sama yakni Rp.7.000 dari sebelumnya Rp.9.000 per kilogram atau turun sebesar Rp.2.000.

Sedangkan untuk garam beryodium bata atau kasar harga jualnya masih normal atau dijual dengan harga Rp.2.500 per bungkus dengan isi 250 gram.

Pihak Pemprov Jambi mengklaim bahwa stok garam beryodium di provinsi itu mencapai 150 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Agustus 2017.

Stok garam sebanyak 150 ton tersebut tersedia untuk memenuhi pasokan yang dilaporkan berasal dari sejumlah distributor besar kepada tim Satgas Pangan Provinsi Jambi.

Pihaknya juga mengaku akan terus berkordinasi dengan Tim Satgas Pangan yang terdiri pihak kepolisian untuk memastikan bahwa garam industri tidak akan beredar di pasaran.

“Di Satgas Pangan itu kan ada BPOM, dan untuk memastikan itu ranahnya pada BPOM, jadi kita selalu kordinasi untuk memastikan garam yang beredar di pasaran,” kata Subiyanto menambahkan. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Dekranasda Jadi Percontohan Penjualan Produk Online

Next Post

Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas

Related Posts

Fadhil Arief Dukung Gerakan Mulia MUI Batang Hari

Fadhil Arief Hanya Satu-satunya Kepala Daerah di Provinsi Jambi Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

25 Mei 2026
Bupati Batang Hari Sebut JSFL Bibit Atlet Masa Depan Jambi

Bupati Batang Hari Sebut JSFL Bibit Atlet Masa Depan Jambi

18 Mei 2026
Doa Sekda Sudirman Lepas JCH Kloter 23: Jadi Haji Mabrur, Pulang Pun Sehat

Doa Sekda Sudirman Lepas JCH Kloter 23: Jadi Haji Mabrur, Pulang Pun Sehat

18 Mei 2026
Pemborosan Anggaran, Lampu Jalan di Kota Jambi Menyala Siang Malam

Pemborosan Anggaran, Lampu Jalan di Kota Jambi Menyala Siang Malam

18 Mei 2026
Wagub Lepas 443 Jamaah Calon Haji Provinsi Jambi Kloter BTH 21

Wagub Lepas 443 Jamaah Calon Haji Provinsi Jambi Kloter BTH 21

16 Mei 2026
Bupati Batang Hari Jadi Inspektur Upacara HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas 2026

Bupati Batang Hari Jadi Inspektur Upacara HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas 2026

14 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In