• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Februari 11, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Upah Minimum di Tanjabbar Rp 2,8 Juta

Upah Minimum di Tanjabbar Rp 2,8 Juta

31 Oktober 2017
in HEADLINE

Kualatungkal, AP—Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, Nur Satyo Budi menegaskan, kesejahteraan terhadap para buruh merupakan salah satu skala prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjab Barat.

“Dari penerimaan UMK (Upah Minimum Kabupaten) saja, buruh di Tanjabbar sudah dikatagorikan tinggi jika dibandingkan dengan UMK Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi,”katanya beberapa waktu lalu.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Dijelaskannya, saat ini para buruh di Tanjab Barat menerima UMK sebesar Rp 2 juta 84 ribu rupiah setiap bulannya.

“Dan di tambah lagi dengan uang tunjangan, seperti uang makan, transpor dan uang untuk pendidikan anak,” tuturnya.

Budi mengungkapkan, untuk lebih memantapkan komitmen para pelaku usaha dalam mensejahterakan para buruh ini pula, dalam waktu dekat pihaknya segera akan membetuk wadah atau forum bernama HRD (bagian atau unit yang mengurusi sumber daya manusia atau SDM).

Forum HRD ini nantinya, diakui Budi beranggotakan semua HRD dari seluruh perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tanjab Barat. Forum HRD inilah yang kedepan diharapkan dapat membantu Pemkab Tanjab Barat dibidang ketenagakerjaan.

“Selain mendorong memaksimalkan upah, forum HRD ini nantinya juga akan terus meningkatkan kesejahteraan buruh melalui skema pendidikan, kesehatan dan perumahan yang pro buruh,”terang Budi.

Menurut Budi, Persoalan kesejahteraan buruh tidak sekadar masalah upah. Tapi juga pendidikan, kesehatan, perumahan dan hal lain yang dibutuhkan oleh para buruh dan keluarganya.

“Semoga niat pemerintah dalam upaya mensejaterahkan buruh dan keluarganya melalui forum HRD ini nantinya dapat berjalan dengan baik,”tukasnya. (mg)

 

ShareTweetSend
Previous Post

Rute Tungkal-Batam Belum Ada Respon Dari Kementerian

Next Post

Gubernur Usulkan Pembangunan Infrastruktur ke Komis V

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In