• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Februari 12, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Petani Kelapa Terkendala Akses Jalan Rusak

Petani Kelapa Terkendala Akses Jalan Rusak

26 November 2017
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Daerah pesisir di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang dikenal dengan hasil bumi penghasil kelapa daerah. Salah satunya Desa Sungai Cemara, Kecamatan Sadu, yang terletak tak jauh dari pesisiran pantai. Sayangnya, desa yang menjadi salah satu penghasil kelapa daerah ini masih dihadapi kendala yang cukup memprihatinkan, yakni mengenai akses jalan. Hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Daerah Tanjabtim.

Kaharudin, salah satu petani kelapa lokal mengatakan, akses jalan saat ini sangat dibutuhkan petani, agar bisa mengurangi ongkos transportasi untuk mengangkutan hasil panen keluar.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Ya, jalan disini kan banuak yang rusak, jadi susah kita mengeluarkan hasil panen. Ya, kebanyakan warga disini melalui jalur sungai,” ungkapnya.

Sementara, Kades Sungai Cemara, Syawalludin mengatakan, ketika akses jalan tidak lancar penghubung antar desa lumpuh di saat musim penghujan, karena hancurnya jalan. Dan bukan hanya kelapa lokal saja ditanam petani daerah Sungai Cemara ini, melainkan pinang, kelapa sawit dan pisang. “Jika demikian, hasil panen yang sebegitu banyaknya akan kami apakan? Kalau hanya soal kemiskinan di daerah kita tidak begitu signifikan,” sebutnya.

Hanya saja, lanjitnya, kalau hasil bumi masyarakat seperti kelapa lokal, kelapa sawit,pinang dan pisang tidak bisa dibawa keluar,  maka inilah derita masyarakat. “Akan kah kita biarkan persoalan ini berlarut-larut. Ada baiknya apabila pembangunan akses jalan segera dilaksanakan, mengingat bayaknya hasil panen dari Desa Sungai Cemara untuk kelangsungan hidup masyarakat setempat khususnya,” tukasnya. fni

ShareTweetSend
Previous Post

Putusan Sidang Kasus Embung Air, Diputuskan Hari Ini

Next Post

Lagu Lama PLN Listrik Macet Faktor Alam

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In