• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 14, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Petani Kelapa Sawit Minta Solusi Bukan Sekedar Sosialisasi

Petani Kelapa Sawit Minta Solusi Bukan Sekedar Sosialisasi

29 Agustus 2018
in HEADLINE

Kualatungkal, AP – Kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Perkebunan bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) ini ditujukan bagi para pelaku usaha perkebunan sawit khususnya daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), menuai kritikan dari masyarakat khususnya petani sawit di Kabupaten Tanjabbar.

Saat Bupati menyampaikan sambuatanya pada kegiatan sosialisasi peremajaan sawit di Tungkal Hotel,  beberapa waktu lalu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi perkebunan yang merupakan aset dan modal dasar pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Dengan luas mencapai 145.154 Ha, sektor perkebunan menjadi andalan Tanjung Jabung Barat dalam mengembangkan perekonomian.

Pernyataan bupati lansung ditanggapi salah satu Petani sawit selepas kegiatan. Jika bupti  menyadari bahwa Tanjabbar memiliki potensi besar dibidang perkebunan, tapi dimana beliau saat harga jual hasil perkebunan kini mencekik para petani kita.

Dia menjelaskan, tidak ada gunanya peremajaan dilaksanakan bila harga jual terus turun drastis, sementara tidak ada solusi dari pemerintah setempat.

“Apa gunanya sosialisasi peremajaan bila harga jual hasil perkebunan terus mencekik kami para petani, seharusnya dinas perkebunan menjembatani ini dan memberi solusi, bukan bersosialisasi seakan pura – pura begok dengan keadaan petani saat ini,” tegasnya.

“Sebagai petani kita minta solusi dari pemerintah, bukan sosialisasi yang hanya omong kosong,”pungkas Parto, yang juga petani kelapa sawit di Tanjabbar. (her)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

DPR: Pembangunan Indonesia Hadapi Tantangan Dan Dilematis

Next Post

Tanjabbar Torehkan Berbagai Penghargaan pada Harganas XXV di Tanjabtim

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In