• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
30 Hektar Lahan Padi Tanjabtim Gagal Panen

30 Hektar Lahan Padi Tanjabtim Gagal Panen

28 November 2016
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Akibat hama keong mas yang menyebar, sebanyak 30 hektar lahan padi milik petani di Kecamatan Berbak gagal panen (fuso). Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Ahmad Maushul mengungkapkan, untuk ancaman hama ini bahkan sudah mencapai ratusan hektar.

“Dan sudah menyebar hampir di seluruh lahan padi milik petani,” katanya, Senin (28/11) kemarin.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Padi yang telah fuso, sambungnya, harus kembali ditanam karena memang gagal panen dan tidak lagi menghasilkan.

“Kami tidak tahu asal dari hama keong mas ini,” ungkapnya.

Mengantisipasi meluasnya hama keong mas di lahan padi milik petani. Pihaknya bekerjasama dengan petani setempat, telah melakukan pembersihan hama itu.

“Kami minta kepada petani untuk secepatnya membersihkan hama tersebut, jangan sampai lambat dibersihkan,” jelasnya.

Di samping itu, pihaknya juga telah memberikan insektisida kepada para petani untuk membersihkan hama keong mas. Puluhan liter insektisida sudah diambil para petani untuk pemberantasan hama merugikan itu.

“Kami berikan gratis, silahkan petani datang dan ambil insektisida,” ujarnya.

Di samping itu, dia juga berharap kepada para petani padi untuk melaporkan apabila terdapat kejadian hama keong mas di lahan miliknya. Jangan sampai terjadi pembiaran.

“Kalau sudah luas nanti tambah banyak yang fuso. Dampaknya hasil pertanian padi pun berkurang,” paparnya.

Diprediksi, dengan adanya kejadian hama keong mas akan mempengaruhi hasil panen padi di tahun ini. Sebab, sudah 30 hektar lahan padi yang fuso dan akan bertambah lagi dengan adanya kejadian ini.

“Tapi kami berharap tidak meluas fuso yang terjadi,” tuntasnya. fni

ShareTweetSend
Previous Post

Panwascam Sumay: Perindo Minta Layangkan Kembali Surat Panggilan

Next Post

Waspada Banjir dan Longsor

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In