• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Februari 8, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
63.000 Hektar Kebun Sawit Perlu Peremajaan

63.000 Hektar Kebun Sawit Perlu Peremajaan

2 April 2017
in DAERAH

Jambi, AP – Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mengungkapkan saat ini seluas 63.000 hektare kebun kelapa sawit di daerah itu tidak produktif karena usianya sudah tua sehingga perlu peremajaan “Usia rata-rata pohon kelapa sawit di areal 63.000 hektare itu sudah 25 tahun ke atas, jadi tandan buah segar yang dihasilkan dari batang tidak banyak lagi,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Penyuluhan Perkebunan Disbun Provinsi Jambi, Pancapria, Minggu (02/04).

Rata-rata kebun sawit milik petani plasma di daerah itu usianya telah mencapai 25 tahun atau yang ditanam pada program transmigrasi tahun 1990-an.

Berita Lainnya

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Panca mengatakan hasil pendataanya sejak tahun 2005 total luas kebun kelapa sawit di Jambi mencapai 689.966 hektare, namun 63.000 hektar di antaranya yang harus segera diremajakan tersebut kebanyakan adalah perkebunan masyarakat yang bermitra dengan perusahaan atau perkebunan plasma, sementara untuk perkebunan swadaya masyarakat hanya 1.800 hektare.

Untuk kawasan kebun kelapa sawit yang telah memasuki masa peremajaan itu, kata dia, berada di Kabupaten Tanujungjabung Barat, Muarojambi, Merangin, Sarolangun, Batanghari dan beberapa daerah lainnya.

“Sejak tahun 2005 dalam perjalanannya belum ada aturannya, sehingga Pemprov Jambi telah mengambil langkah-langkah antara lain dengan mengembangkan satu juta benih kelapa sawit subsidi yang diberikan kepada petani,” katanya.

Program peremajaan itu sesuai dengan acuan yang dikeluarkan Ditjen Perkebunan dan dibutuhkan dana tidak sedikit di mana setiap hektare lahan membutuhkan dana Rp61,5 juta, sehingga banyak petani yang sulit mendapatkan dana.

Dalam menjalankan program peremajaan sawit tersebut, pemerintah dalam hal ini Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) memberikan akses pendanaan untuk biaya peremajaan yang bersumber dari dana pungutan ekspor CPO.

“Dalam program peremajaan sawit itu, BPDP-KS memberikan bantuan pendanaan Rp25 juta per hektare kepada petani, namun sejak dua tahun ini untuk pendanaan dari BPDP-KS tersebut belum ada realisasi di Jambi,” katanya Panca.

Belum terealisasinya petani dalam mengakses dana replanting dari BPDP-KS tersebut, lanjut Panca, karena petani kesulitan terkait dengan legalitas lahan yang akan diremajakan karena harus dengan menunjukan sertifikat lahan.

“Tentu legalitas lahan itu ditunjukkan dengan bukti sertifikat, sementara saat ini kendalanya kebanyakan sertifikat kebun petani itu sebagian sudah ada di bank, sehingga nanti diharapkan ada mekanisme dan skema lain dari pemerintah,” katanya. ant

ShareTweetSend
Previous Post

Longsor Tak Diperbaiki, Avanza Masuk Jurang

Next Post

Al Haris : Tahun Ini Merangin Bakal Raih WTP

Related Posts

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

Gubernur Jambi Umrohkan Orang Tua Peraih Emas PON Aceh–Sumut

4 Februari 2026
Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

Al Haris Ganti Pejabat Pemprov Jambi, Fery Kusnadi ke Arief Munandar

4 Februari 2026
Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

Akhirnya Gunungan Sampah di RSUD Raden Mattaher Diangkut, Atas Perintah Plt Direktur

3 Februari 2026
MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

MUI Jalin Silaturahmi dengan Kapolda Jambi

29 Januari 2026
Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

Temui Bappenas, Bupati Dillah Pertajam Rencana Hilirisasi Kelapa Dalam

28 Januari 2026
Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

Waduh! 1.500 KK di Inhu Tolak Kebun Sawit Dikelola PT Agrinas Palma Nusantara

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In