• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Juni 9, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga Cabai Anjlok, Petani Kepedasan

Harga Cabai Anjlok, Petani Kepedasan

24 April 2017
in MILENIAL

Kerinci, AP – Turunnya harga komoditi ditingkat petani berimbas dengan menurunnya keuntungan seperti yang terjadi di Kabupaten Kerinci.

Harga cabai merah dan bawang merah mulai anjlok. Harga cabai ditingkat petani mulai dari Rp 14 ribu dan tertinggi Rp 17 ribu per Kg. Harga tersebut juga berpengaruh ditingkat pedagang Rp 20 ribuan.

Berita Lainnya

Selamat! Saptarius Dipercaya sebagai Ketua Lembaga Kerja Sama Bisnis dan Advokasi JMSI Sumbar

Bupati Angkat Martabat Ribuan Honorer, Kota Hidup, Stadion Tak Pernah Gelap

Ucok Viva Pulang ke Mudung Darat Bukan Liputan

“Kini harga mulai murah tapi hasil penen terus melimpah. Harga kita jual ke pedagang Rp 14 ribu dan paling tinggi Rp.17 ribu perkilogram. Tunggu panen ke empat kali barulah kita balik modal,” keluh salah seorang petani, Aryadi.

Penyebab harga cabai turun tersebut karena masuknya musim panen. Selain itu adanya pasokan cabai dari luar Kerinci yang berpengaruh terhadap harga cabai dan lainnya.

“Di Kayu Aro juga turun, masih banyak yang sedang panen,” timpal Petani lainnya di Kayu Aro, Edi Asari

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kerinci, Raminudin mengakui dua komoditas itu mengalami penurunan harga dipasaran. Agar harga tetap optimal maka pihaknya meminta petani menyesuaikan pola tanam yang tepat.

“Harga cabai saat ini sedang mengalami penurunan di Kerinci. Karena permintaan yang juga turun,” katanya

Sementara itu, Kabid Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kerinci, Khamim mengakui adanya pasokan cabai dari luar jambi yakni dari Alahan Panjang Sumatera Barat.

“Biasonyo cabai dari Kerinci dibawa ke Sumbar,” jelasnya.

ShareTweetSend
Previous Post

RSD Abudjani Bangko Berpeluang Lulus Akreditasi

Next Post

Usulkan Penguatan Pariwisata Nasional Kerinci Seblat

Related Posts

Selamat! Saptarius Dipercaya sebagai Ketua Lembaga Kerja Sama Bisnis dan Advokasi JMSI Sumbar

Selamat! Saptarius Dipercaya sebagai Ketua Lembaga Kerja Sama Bisnis dan Advokasi JMSI Sumbar

6 Juni 2026
Bupati Angkat Martabat Ribuan Honorer, Kota Hidup, Stadion Tak Pernah Gelap

Bupati Angkat Martabat Ribuan Honorer, Kota Hidup, Stadion Tak Pernah Gelap

4 Juni 2026
Ucok Viva Pulang ke Mudung Darat Bukan Liputan

Ucok Viva Pulang ke Mudung Darat Bukan Liputan

2 Juni 2026
Raif Anaqie Wakili Sumbar di Ajang Kompetisi Asian 

Raif Anaqie Wakili Sumbar di Ajang Kompetisi Asian 

14 Mei 2026
Dapur Allung Kini Buka Setiap Hari

Dapur Allung Kini Buka Setiap Hari

10 Mei 2026
UM Jambi Peluk Luka Shalma dan Shalwa, Rumah Hangus Terbakar, Hendra Kurniawan Pastikan Masa Depan Mahasiswi Kembar Itu Tetap Menyala

UM Jambi Peluk Luka Shalma dan Shalwa, Rumah Hangus Terbakar, Hendra Kurniawan Pastikan Masa Depan Mahasiswi Kembar Itu Tetap Menyala

9 Mei 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In