• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, April 30, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga Cabai Anjlok, Petani Kepedasan

Harga Cabai Anjlok, Petani Kepedasan

24 April 2017
in MILENIAL

Kerinci, AP – Turunnya harga komoditi ditingkat petani berimbas dengan menurunnya keuntungan seperti yang terjadi di Kabupaten Kerinci.

Harga cabai merah dan bawang merah mulai anjlok. Harga cabai ditingkat petani mulai dari Rp 14 ribu dan tertinggi Rp 17 ribu per Kg. Harga tersebut juga berpengaruh ditingkat pedagang Rp 20 ribuan.

Berita Lainnya

Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Menakar Kualitas Investasi Kekuasaan

Diduga Slogan Kebijakan Pemerintah Dijadikan Alat Kejahatan

“Kini harga mulai murah tapi hasil penen terus melimpah. Harga kita jual ke pedagang Rp 14 ribu dan paling tinggi Rp.17 ribu perkilogram. Tunggu panen ke empat kali barulah kita balik modal,” keluh salah seorang petani, Aryadi.

Penyebab harga cabai turun tersebut karena masuknya musim panen. Selain itu adanya pasokan cabai dari luar Kerinci yang berpengaruh terhadap harga cabai dan lainnya.

“Di Kayu Aro juga turun, masih banyak yang sedang panen,” timpal Petani lainnya di Kayu Aro, Edi Asari

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kerinci, Raminudin mengakui dua komoditas itu mengalami penurunan harga dipasaran. Agar harga tetap optimal maka pihaknya meminta petani menyesuaikan pola tanam yang tepat.

“Harga cabai saat ini sedang mengalami penurunan di Kerinci. Karena permintaan yang juga turun,” katanya

Sementara itu, Kabid Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kerinci, Khamim mengakui adanya pasokan cabai dari luar jambi yakni dari Alahan Panjang Sumatera Barat.

“Biasonyo cabai dari Kerinci dibawa ke Sumbar,” jelasnya.

ShareTweetSend
Previous Post

RSD Abudjani Bangko Berpeluang Lulus Akreditasi

Next Post

Usulkan Penguatan Pariwisata Nasional Kerinci Seblat

Related Posts

Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

Gubernur Al Haris: Kita Ingin Sepakbola Jambi di Tingkat Nasional

20 April 2026
Diduga Slogan Kebijakan Pemerintah Dijadikan Alat Kejahatan

Menakar Kualitas Investasi Kekuasaan

16 April 2026
Diduga Slogan Kebijakan Pemerintah Dijadikan Alat Kejahatan

Diduga Slogan Kebijakan Pemerintah Dijadikan Alat Kejahatan

5 April 2026
Cek Persiapan Venue Piala Dunia di Palembang

Liga 4 Jambi 2026 Bergulir 10 April, 7 Tim Siap Bertarung Rebut Tiket Nasional

5 April 2026
Kalapas IIA Jambi: Kami Terbuka Terhadap Kritik Membangun

Kalapas IIA Jambi: Kami Terbuka Terhadap Kritik Membangun

1 April 2026
KAJIAN KEPUSTAKAAN DAN ANALISIS PUBLIK TERKAIT DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPEMIMPINAN DAN SERANGAN SIBER TERHADAP GUBERNUR JAMBI AL HARIS

KAJIAN KEPUSTAKAAN DAN ANALISIS PUBLIK TERKAIT DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPEMIMPINAN DAN SERANGAN SIBER TERHADAP GUBERNUR JAMBI AL HARIS

13 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In