• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Siswa SMA Yayasan Pengabuan Masih “Nebeng” Ruang Belajar

Siswa SMA Yayasan Pengabuan Masih “Nebeng” Ruang Belajar

24 Agustus 2017
in HEADLINE

Kualatungkak, AP – Sebelas tahun berdiri, SMA Yayasan Pengabuan yang berada di Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang belum naik status. Hal ini juga menjadi kendala mengucurnya bantuan pusat untuk pembangunan ruang kelas.

Saat ini, siswa SMA Yayasan Pengabuan masih menumpang di bangunan SMPN 2 Pengabuan, dengan jumlah rombongan belajar enam kelas.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Kepala SMA Yayasan Pengabuan Luqman mengatakan, pihak sekolah sudah mengurus pelepasan lahan untuk pembangunan ruang kelas baru, lokasinya bersebelahan dengan SMPN 2 Pengabuan.

“Sudah berkali-kali dari pengelola Yayasan dipinta menyiapkan pelepasan lahan untuk pembangunan Gedung Sekolah, sampai saat ini belum juga terealisasi,” kata Luqman.

“Padahal pelepasan lahan untuk pembangunan gedung sekolah sudah lama kami siapkan. Tapi hingga sampai saat ini belum juga terealisasi,” timpalnya.

SMA Yayasan Pengabuan ini memiliki 122 Siswa/siswi dan diperbantukan guru bertenaga honor sebanyak 20 orang dan 4 orang berstatus PNS.

Siswa/siswinya mengikuti ujian Nasional di Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan. “Paling tidak enam Rombel yang kami butuhkan. Kami sangat prihatin terhadap siswa-siswi kami di sini, apabila ujian terakhir harus ke Teluk Nilau,” kata Luqman.

Ditambahkan Luqman, belum lama ini tim dari Pusat sempat meninjau SMA Yayasan Pengabuan. Hanya saja, kendalanya sekolah harus berstatus Negeri.

“Kami merasa lucu saja, kok kami yang berada di induk kecamatan sekolahan kami masih berstatus swasta,” tambah Luqman. it

 

 

ShareTweetSend
Previous Post

Jalan Kampung Nelayan Akhirnya Diperbaiki

Next Post

Kades Diwarning Gunakan Dana Desa Sesuai Aturan

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In