• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Februari 11, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga Pinang Kembali Anjlok

Warga menata buah pinang yang telah dibelah saat penjemuran di Desa Sabak Ilir, Muara Sabak, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Rabu (18/2). Pada musim hujan saat ini, proses pengeringan buah pinang menjadi relatif lebih lama mengakibatkan harga pinang kering naik dari Rp. 9.000 per kilogram menjadi Rp. 10.000 per kilogram. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/Rei/Spt/15.

Harga Pinang Kembali Anjlok

5 Februari 2018
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Komuditi pinang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dalam dua bulan terakhir mengalami penurunan harga cukup signifikan. Akibatnya, para petani pinang mengeluh karena pendapatan mereka berkurang.

Menurut informasi dari berapa masyarakat, saat ini pinang basah hanya bisa dihargai sembilan ribu perkilo gram. jauh dari harga sebelumnya yang mencapai 11 ribu hingga12 ribu rupiah per kilogram.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Sekarang jauh merosotnya bang, mulai dari 8 ribu sampai 9 ribu per kilogram,” jelasnya Ambo ase merupakan petani pinang.

Begitu juga harga pinang kering, sekarang hanya dikisaran Rp 11 ribu hingga 15 ribu rupiah perkilo gram. Padahal sebelumnya masih dikisaran 18 ribu rupiah per kilogram. Masyarakatpun tidak banyak berbuat banyak dan hanya bisa pasrah.

Sejauh dari pengamatan yang ada, harga pinang memang masih bergantung dengan tinggi rendahnya permintaan untuk ekspor.

Petani berharap, harga buah pinang yang menjadi andalan untuk membiayai kehidupan keluarga mereka ini bisa segera membaik. Karena setelah sekian lama mengalami keterpurukan.

“Saya harap seperti itu, karena pekerjaan pinang ini juga banyak prosesnya. jadi berharap pemerintah bisa memperhatikan petani,” kata Lusia merupakan petani pinang Tanjabtim.(fni)

ShareTweetSend
Previous Post

Polisi Amankan 11 Pasangan Mesum

Next Post

Paripurna Penyampaian Tanggapan Fraksi DPRD Batanghari Sukses

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In