• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Kamis, April 9, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Batanghari Kekurangan Tenaga Bidan Desa

Batanghari Kekurangan Tenaga Bidan Desa

25 Maret 2018
in DEMOKRASI

Batanghari, AP – Kebutuhan tenaga medis khususnya bidan di Kabupaten Batanghari umumnya masih sangat dibutuhkan Terutama bidan desa. Ini pun diakui oleh pihak Dinas Kesehatan Batanghari beberapa waktu lalu.

Kepala dinas Kesehatan Batanghari dr. Elvi yennie mengatakan, Dengan kurangnya tenaga kesehatan di bidang bidan, Ini tentu saja membuat beberapa Puskesdes yang ada tidak mempunyai tenaga kesehatan bidan.

Berita Lainnya

Ketua DPRD Hafiz Fattah Baru Sadar Dibohongi Direksi Bank Jambi

Komisi II DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke KKP Perkuat Sarpras UPTD PPP Kuala Tungkal

Perkuat Tata Kelola Hukum Daerah, Komisi I DPRD Jambi Konsultasi ke Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum RI

” Ya memang ini menjadi masalah, karena tidak semua puskesdes ada bidannya,” kata elvi.

Seperti contoh puskesdes yang tidak memiliki tenaga kesehatan yakni Sengkati Baru , desa Kilangan, desa Singkawang, desa Talang Aro, desa Tebing Tinggi, desa Mekar Jaya, desa Olak Besar, desa Karmeo dan masih ada yang lainnya.

Selain masalah kekurangan jumlah tersebut, ternyata tenaga kesehatan bidan pemerataannya belum sempurna.

“Bidan banyak menumpuk di Muara Bulian, di kota saja,” timpalnya.

Untuk itu tidak semua puskesdes bisa membantu proses persalinan. Karena sesuai aturannya proses persalinan membutuhkan dua orang petugas yakni bidan dengan perawat.

“Harus ada dua petugas kesehatannya, dua bidan atau bidan dan perawat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, puskesdes juga harus didukung oleh sarana penunjang yang sesuai dengan standar kesehatan yang ada. Solusinya jika ada ibu yang akan melahirkan maka proses persakinan bisa menumpang di puskes desa tetangga atau langsung ke RS terdekat.

“Terkadang menumpang di puskesdes sebelah, atau mereka langsung ke RS,” tutupnyai. Sup

ShareTweetSend
Previous Post

Danrem 042/GAPU Siap Berkontribusi Ciptakan Situasi Kondusif

Next Post

Kini Parkir Berbayar di Kampus Unja Berlaku

Related Posts

Ketua DPRD Hafiz Fattah Baru Sadar Dibohongi Direksi Bank Jambi

Ketua DPRD Hafiz Fattah Baru Sadar Dibohongi Direksi Bank Jambi

8 April 2026
Komisi II DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke KKP Perkuat Sarpras UPTD PPP Kuala Tungkal

Komisi II DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke KKP Perkuat Sarpras UPTD PPP Kuala Tungkal

4 April 2026
Perkuat Tata Kelola Hukum Daerah, Komisi I DPRD Jambi Konsultasi ke Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum RI

Perkuat Tata Kelola Hukum Daerah, Komisi I DPRD Jambi Konsultasi ke Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum RI

2 April 2026
DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke Ditjen PKH Bahas Hilirisasi Ayam

DPRD Provinsi Jambi Konsultasi ke Ditjen PKH Bahas Hilirisasi Ayam

2 April 2026
Fadhil Arief dan Seluruh PPP Jambi Ogah Terprovokasi Isu Miring, Mardiono Sah Ketua Umum 

Fadhil Arief dan Seluruh PPP Jambi Ogah Terprovokasi Isu Miring, Mardiono Sah Ketua Umum 

28 Maret 2026
Fadhil Arief: Pilihlah Pengurus Sesuai Kebutuhan Zaman

Fadhil Arief: Pilihlah Pengurus Sesuai Kebutuhan Zaman

28 Maret 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In