• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Mei 13, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
DFW: Dolar Menguat Peluang Tingkatkan Ekspor Perikanan

DFW: Dolar Menguat Peluang Tingkatkan Ekspor Perikanan

4 September 2018
in NASIONAL

Jakarta, AP – Destructive Fishing Watch (DFW) berpendapat, penguatan nilai dolar Amerika Serikat terhadap mata uang rupiah merupakan peluang untuk meningkatkan jumlah ekspor komoditas sektor kelautan dan perikanan.

“Kondisi ini mesti dimanfaatkan oleh pelaku usaha perikanan untuk menggenjot ekspor,” kata Koordinator Nasional DFW Moh Abdi Suhufan di Jakarta, Selasa, (4/9).

Berita Lainnya

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

BGN Tutup Sementara Dapur MBG Simpang Tiga Sipin, Ketua RT Ucapkan Terimakasih 

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Menurut Abdi Suhufan, pemerintah dan dunia usaha perikanan perlu untuk bersinergi memanfaatkan peluang menguatnya mata uang AS tersebut.

Namun demikian, ia mengakui bahwa peluang untuk meningkatkan volume ekspor masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti harga dan kualitas produk, atau faktor seperti harga ikan di luar negeri lagi murah atau adanya kemungkinan produksi negara lain juga meningkat.

“Pemerintah sebagai regulator perlu memantau aktivitas perdagangan ikan agar kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi sehingga tidak menimbulkan inflasi, namun pada sisi lain peluang ekspor bisa dimanfaatkan secara optimal,” ucap Abdi.

Sebagaimana diwartakan, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) mengklaim para eksportir sudah mengkonversi 40 persen devisa hasil ekspornya (DHE) dalam bentuk rupiah.

Ketua Umum GPEI Benny Soetrisno di Jakarta, Rabu (8/8), mengatakan eksportir yang belum mengkonversi DHE ke rupiah karena kebutuhan valuta asing (valas) untuk membayar impor bahan baku dan barang modal demi kelanjutan usaha sesuai target bisnis yang dicanangkan.

Sebagai gambaran, sepanjang 2017 nilai ekspor Indonesia mencapai 168,73 miliar dollar AS. Dari angka tersebut, DHE yang dibawa pulang dan disimpan di perbankan domestik sebesar 90 persen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan devisa hasil ekspor (DHE) yang masuk ke Indonesia dan dikonversi ke rupiah dapat menjadi tenaga tambahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Tetapi, kalau devisanya tidak masuk, ya, tidak jadi dia menambah tenaga. Jadi dalam bahasa teknis ekonomi, itu bocor,” kata Darmin ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (31/8) lalu.

Menurut data Bank Indonesia, lebih dari 90 persen eksportir sudah membawa devisa hasil ekspor ke dalam negeri. Angka sementara per triwulan I-2018 menunjukkan aliran DHE ke bank domestik mencapai 32,63 miliar dolar AS atau 92,9 persen dari jumlah DHE yang mencapai 35,12 miliar dolar AS.ant

ShareTweetSend
Previous Post

Kemenko PMK Dorong Perubahan Perilaku Masyarakat Revitalisasi Citarum

Next Post

Kejagung Tangkap 154 Buron

Related Posts

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

8 Mei 2026
BGN Tutup Sementara Dapur MBG Simpang Tiga Sipin, Ketua RT Ucapkan Terimakasih 

BGN Tutup Sementara Dapur MBG Simpang Tiga Sipin, Ketua RT Ucapkan Terimakasih 

25 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

3 April 2026
KADIN Bersama Parto Luncurkan K-Go.Store

KADIN Bersama Parto Luncurkan K-Go.Store

13 Maret 2026
SKK Migas Saksikan Penandatanganan Lima Amandemen PJBG Terproses untuk Mendukung Pelaporan Lifting NGL

SKK Migas Saksikan Penandatanganan Lima Amandemen PJBG Terproses untuk Mendukung Pelaporan Lifting NGL

11 Maret 2026
Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Maladministrasi Pelayanan Publik

29 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In