• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Januari 5, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
BPOM Jambi Uji Sample Jajanan Sekolah 

BPOM Jambi Uji Sample Jajanan Sekolah 

24 Oktober 2018
in PENDIDIKAN

Muaratebo, AP –  Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi melakukan uji sample panganan jajanan dan sanitasi dilingkungan sekolah di dua kabupaten.

Supriyadi, kepala Bagian balai infokom BPOM Provinsi Jambi kepada Aksi Post, Rabu (24/10) kemarin saat melakukan uji sample makanan panganan jajanan di halaman mesjid Jami KH. Zaharuddin Usman menjelaskan bahwa selama dua hari ini telah melakukan uji sample di sekolah SMP 3 dan SD 144 di kabupaten Bungo.

Berita Lainnya

Breaking News! UM Jambi Tambah Fakultas Kedokteran Gigi, Target Menerima Mahasiswa Tahun 2026

Mantan Ketua KPK Luncurkan “Anak Dusun Menjaring Impian”

SDIT Alam Talago Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam ke Agam

Hasil dari uji sample panganan jajanan di dua sekolah di kabupaten Bungo tersebut, lanjut Supriyadi semuanya negatif.

Sedangkan untuk uji sample jajanan di sekolah SMA 2, SMP 3, SD 88 dan SD 182 di kecamatan Rimbo Bujang kabupaten Tebo, hasilnya juga negatif, kata Kabag Infokom BPOM Jambi.

Bahan zat berbahaya yang kita curigai, ungkap Supriyadi biasanya terdapat dalam jajanan es pelangi, gorengan, mi dan masih banyak lagi. Selain itu juga kita menganjurkan kepada para penjaja panganan jajanan atau pedagang untuk tidak lagi menggunakan kantong kresek hitam maupun kertas koran hal ini di lakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan konsumen.

Namun dari sejumlah sekolah di dua kabupaten tersebut dalam uji sample hasilnya negatif, atau tidak di temukan bahan yang mengandung zat berbahaya seperti pewarna buatan, formalin dan zat berhaya lainnya untuk sanitasi yang ada di kantin sekolah masih ada ditemukan yang kurang memenuhi kriteria kesehatan, bebernya.

Selain itu hal ini lakukan oleh BPOM sebagai edukasi terhadap sekolah dan para pedagang atau penjaja panganan jajanan, ini di lakukan setiap tahun, tuturnya.

Sedangkan kalau untuk sanitasi tersebut berada dibawah binaan dinas kesehatan masing-masing kabupaten “pungkas Kabag Balai infokom BPOM jambi. (ard)

ShareTweetSend
Previous Post

Dibayar Mahal, Rojiun Hanya Mampu Raih WDP

Next Post

120 Hektar Hutan Mangrove Kewenangan Provinsi

Related Posts

Breaking News! UM Jambi Tambah Fakultas Kedokteran Gigi, Target Menerima Mahasiswa Tahun 2026

Breaking News! UM Jambi Tambah Fakultas Kedokteran Gigi, Target Menerima Mahasiswa Tahun 2026

22 Desember 2025
Mantan Ketua KPK Luncurkan “Anak Dusun Menjaring Impian”

Mantan Ketua KPK Luncurkan “Anak Dusun Menjaring Impian”

17 Desember 2025
SDIT Alam Talago Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam ke Agam

SDIT Alam Talago Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam ke Agam

10 Desember 2025
Puluhan Pelajar SMA Belajar Sulam Jalin Kepang

Puluhan Pelajar SMA Belajar Sulam Jalin Kepang

8 Desember 2025
ASN Harus Rendah Hati dan Jaga Silaturahmi dengan Masyarakat

ASN Harus Rendah Hati dan Jaga Silaturahmi dengan Masyarakat

30 November 2025
IKA UNH Perkuat Peranan dalam Ciptakan Inovasi

IKA UNH Perkuat Peranan dalam Ciptakan Inovasi

28 November 2025
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In