• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 9, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
PPI Nipah Panjang Hanya Mampu Memenuhi 20 Persen Es Balok.

PPI Nipah Panjang Hanya Mampu Memenuhi 20 Persen Es Balok.

31 Oktober 2018
in HEADLINE

Muarasabak, AP – Para nelayan harus menerima kenyataan dengan minimnya persediaan es balok yang berada di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Saat ini pengolahan es balok yang berada di PPI tersebut, hanya mampu memenuhi 20 persen dari kebutuhan nelayan.

Persediaan es balok tersebut bukan hanya untuk nelayan yang ada di wilayah Nipah Panjang saja, tetapi nelayan yang menangkap ikan diwilayah sekitar Nipah Panjang, Sadu, Pulau Bangka, Sumatera Selatan dan Batam juga ikut membeli es balok di PPI Nipah Panjang.

Berita Lainnya

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

Edi, mekanik mesin pembuat es balok di PPI Nipah Panjang mengungkapkan, saat ini ketersediaan batu es hanya memenuhi 20 persen atau sebanyak 300 balok per hari dari total kebutuhan nelayan di Nipah Panjang sebanyak 1.500 balok. “Sisanya dipenuhi oleh pengelola es batu dari pihak swasta,” ungkapnya, Rabu (31/10).

Selain miniknya persediaan batu es di PPI, Edi menambahkan, bahwa mesin pengolahan es saat ini jauh dari kata layak. Kondisi mesin yang sudah tua juga sering memicu terjadinya kerusakan. “Sehingga tidak jarang setiap harinya mesin memerlukan perbaikan,” katanya.

Dia berharap, Pemkab setempat segera mengganti mesin pembuat es balok dengan kapasitas yang lebih besar,sehingga mampu memenuhi kebutuhan para nelayan secara keseluruhan.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Tanjabtim, Ibnu Hayat mengatakan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memberikan mesin pembuatan es secara instan. Mesin ini bisa memproduksi es dalam waktu Lima menit. “Bantuan mesin tersebut dalam waktu dekat segera tiba dan akan dikelola di Pabrik Es PPI Nipah Panjang,” sebutnya.

Mesin pembuat es instan itu tidak dapat digunakan oleh nelayan yang aktifitasnya berhati-hati di laut, karena es yang dihasilkan hanya bisa bertahan selama 8 jam saja. “Es hasil dari mesin satu ini hanya bisa digunakan untuk nelayan kecil dengan daya jelajah dibawah 8 jam,” terangnya.

Mesin pembuat es ini bisa menghasilkan es 1,5 ton setiap hari dan dapat menutupi kebutuhan 50 kapal nelayan. Kementerian Keluatan dan Perikanan akan melihat kondisi pabrik es milik Pemerintah di PPI Nipah Panjang.  “Bantuan itu rencananya akan disatukan dengan pabrik es di PPI,” jelasnya.

Untuk diketahui, di Kecamatan Nipah Panjang sudah ada Tiga pabrik pembuat es nelayan. Hanya saja, produksi yang dihasilkan belum dapat memenuhi kebutuhan, apalagi jika salah satu dari pabrik es rusak dan tidak beroperasi. Seperti contohnya, pabrik es bantuan pemerintah dilokasi PPI Nipah Panjang, setiap hari rata-rata hanya bisa memproduksi 300 balok es. Produksi ini masih jauh dari kebutuhan. (fni)

ShareTweetSend
Previous Post

DPD Minta MK Ditinjau Ulang

Next Post

Indonesia Miliki Pusat Lahan Gambut Tropis Internasional

Related Posts

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
Mengenal Ketua-ketua IKAL-Lemhannas di Sumatra, 2 Orang Jenderal Bintang 3 TNI-Polri, Jambi Pernah Bupati dan Anggota DPR RI

Surat Usman Ermulan ke Presiden Prabowo Diterima Langsung Menteri Pertanian, Intinya Petani Korban Akibat Ulah Kades!

26 Januari 2026
Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

Rapat HKTI Bahas Pelabuhan Muara Sabak: Usman Ermulan Bilang Petani Sengsara Ekspor Dinikmati Provinsi Tetangga, Sutan Adil: Jambi Hanya Jadi Penonton

26 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In