• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 16, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Tujuh Da’i Nakal Di Sarolangun Dipecat

Tujuh Da’i Nakal Di Sarolangun Dipecat

10 Desember 2018
in HEADLINE

Sarolangun, AP – Sejak dua tahun terakhir Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Sarolangun telah melakukan pemberhentian terhadap tujuh orang Da’i yang tidak menjalankan tugas sebagai pelaku Syi’ar agama ditempat mereka ditugaskan. Kabag Kesra Pemkab Sarolangun, Ahmad Fuadi mengatakan, tahun 2017 ada 5 orang, tahun 2018 ini ada 2 orang, jadi total 7 orang, Senin (10/12).

Menurutnya, pergantian itu, berdasarkan penilaian objektif dan bukti-bukti yang fakta di lapangan yang disesuaikan dengan laporan dari masyarakat dan perangkat Desa setempat.

Berita Lainnya

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

“Pergantian itu berdasarkan usulan kades, diketahui BPD pegawai sarak dan camat, baru bisa diganti. Disamping itu kami juga tidak asal ganti saja tapi kami juga melakukan pengumpulan data yang berdasarkan fakta-fakta yang ada,” katanya menerangkan.

“Sepanjang masih bisa dibina kami tetap melakukan pembinaan, dan tahapan pemberhentian juga kami lakukan, seperti SP 1 dan SP 2, jika tidak bisa lagi barulah kami lakukan pergantian,” terangnya lagi.

Untuk itu dia menghimbau agar para Da’i yang telah ditugaskan dapat menjalankan tugas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Serta mampu memposisikan diri sebabagi pelaku Syi’ar yang netral dalam mengambil langkah dan sikap politik menjelang pemilu.

“Jangan sampai ada laporan ada Da’i yang terlibat politik praktis, beradalah pada posisi netral, kami juga menghimbau agar mereka mampu memberikan kesejukan melalui nilai-nilai silaturrahmi dan spiritual, apa lagi jelang pemilu,” tandasnya. luk

ShareTweetSend
Previous Post

Insentif Guru Honorer di Tanjabbar Ditingkatkan

Next Post

500 Guru di Tanjabbar Masuk Masa Pensiun di 2020

Related Posts

Tamatan Luar Negeri Lebih Hebat?

Kota Jambi: Bahagia Bersama Sampah?

11 Februari 2026
IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

IKA FEB Hibahkan Mushola ke Universitas Jambi, Totalnya Capai Setengah Miliar

10 Februari 2026
Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

Selama 5 Tahun Beroperasi, PT Super Home Productions Indonesia Tidak Kantongi Izin Penggunaan Jalan

7 Februari 2026
Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

Rendra Usman dan Katamso Gelar Pertemuan

4 Februari 2026
VIRAL Kasus Ijazah Milik Orang Lain di Anggota DPRD Jambi: Warganet Tag Golkar, Nadiem Makarim, Kapolri hingga Jokowi

Amrizal DPRD Jadi Tersangka Kasus Catut Nomor Ijazah, Golkar: Yang Tahu Itu KPU

3 Februari 2026
Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

Jorok Banget Lur! Sampah Kian Menggunung di Gedung RSUD Raden Mattaher

30 Januari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In