• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Rabu, April 22, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga cabai turun karena pasokan bertambah

Harga cabai turun karena pasokan bertambah

5 Oktober 2016
in DAERAH

Jambi, AP – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Jambi mengalami penurunan harga, kali ini penurunan yang cukup signifikan terjadi pada Cabe Merah besar.

Dari hasil monitoring yang dilakukan dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, menunjukan di Pasar Tradisional Angso Duo harga Cabe merah besar mengalami penurunan harga sebesar 15 persen, dari harga Rp 52.000 menjadi Rp 44.000 perkilonya, atau turun sebesar Rp 8.000 perkilonya, Rabu (05/10).

Berita Lainnya

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

“Dipasar Simpang Pulai dan pasar Talang Banjar, harga cabe merah besar sama harganya seperti di pasar Angso Duo, penurunan itu disebabkan oleh bertambahnya pasokan,” kata, Filda Deviarni, selaku Kabid Disperindag Provinsi Jambi.

Selain itu, Harga cabe merah keriting dipasar Tradisional Angso Duo juga mengalami penurunan harga sebesar 11 persen, dari harga Rp 56.000 perkilo menjadi Rp 50.000 atau turun sebesar Rp 6.000 perkilonya.

Harga cabe merah keriting tersebut juga sama seperti harga di pasar tradisional Simpang Pulai dan Pasar Tradisional Talang Banjar.

Sementara itu, harga cabe rawit hijau mengalami kenaikan harga dari harga Rp14.000 menjadi Rp16.000 perkilonya, atau naik sebesar Rp 2.00p perkilonya (14 persen).

Untuk harga cabe rawit hijau, dipasar teadisional Simpang Pulai juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp 2.000 perkilonya, dari harga Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 perkilonya, naik sebesar 13 persen.

Dan untuk harga Cabe Rawit hijau di Pasar Tradisional Talang Banjar juga mengalami kenaikan dari harga Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 perkilonya, atau naik sebesar 13 persen yakni naik sebesar Rp 2.000 perkilo.

“Kenaikan itu, disebabkan oleh berkurangnya pasokan dipasar,” tutupnya. (Bdh)

ShareTweetSend
Previous Post

Denpom akan Memecat 4 Anggota TNI Yang Terlibat Narkoba

Next Post

141 Perusahaan Sawit Belum Kantongi ISPO

Related Posts

Fadhil Arief: Paskibraka Putri Batanghari Harus Pakai Jilbab

Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Taat Bayar Pajak BH

18 April 2026
Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

Gubernur Dorong HKTI Jambi Jadi Lokomotif Gerakan Pangan 

16 April 2026
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, karya Autobiografi-Reflektif Wamendagri Bima Arya Sugiarto

15 April 2026
Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

Pak Bupati dan Ketua DPRD Muaro Jambi, Tolonglah Warga Kembar Lestari!

12 April 2026
Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

Tanggapan Pemkab Soal Kapal 10 GT Tanjabtim

7 April 2026
Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

Fadhil Arief soal WFH di Batang Hari: Kita Ikuti Instruksi Pusat

3 April 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In