• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Maret 7, 2026
Aksipost.com
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
Aksipost.com
No Result
View All Result
Harga cabai turun karena pasokan bertambah

Harga cabai turun karena pasokan bertambah

5 Oktober 2016
in DAERAH

Jambi, AP – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Jambi mengalami penurunan harga, kali ini penurunan yang cukup signifikan terjadi pada Cabe Merah besar.

Dari hasil monitoring yang dilakukan dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, menunjukan di Pasar Tradisional Angso Duo harga Cabe merah besar mengalami penurunan harga sebesar 15 persen, dari harga Rp 52.000 menjadi Rp 44.000 perkilonya, atau turun sebesar Rp 8.000 perkilonya, Rabu (05/10).

Berita Lainnya

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

“Dipasar Simpang Pulai dan pasar Talang Banjar, harga cabe merah besar sama harganya seperti di pasar Angso Duo, penurunan itu disebabkan oleh bertambahnya pasokan,” kata, Filda Deviarni, selaku Kabid Disperindag Provinsi Jambi.

Selain itu, Harga cabe merah keriting dipasar Tradisional Angso Duo juga mengalami penurunan harga sebesar 11 persen, dari harga Rp 56.000 perkilo menjadi Rp 50.000 atau turun sebesar Rp 6.000 perkilonya.

Harga cabe merah keriting tersebut juga sama seperti harga di pasar tradisional Simpang Pulai dan Pasar Tradisional Talang Banjar.

Sementara itu, harga cabe rawit hijau mengalami kenaikan harga dari harga Rp14.000 menjadi Rp16.000 perkilonya, atau naik sebesar Rp 2.00p perkilonya (14 persen).

Untuk harga cabe rawit hijau, dipasar teadisional Simpang Pulai juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp 2.000 perkilonya, dari harga Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 perkilonya, naik sebesar 13 persen.

Dan untuk harga Cabe Rawit hijau di Pasar Tradisional Talang Banjar juga mengalami kenaikan dari harga Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 perkilonya, atau naik sebesar 13 persen yakni naik sebesar Rp 2.000 perkilo.

“Kenaikan itu, disebabkan oleh berkurangnya pasokan dipasar,” tutupnya. (Bdh)

ShareTweetSend
Previous Post

Denpom akan Memecat 4 Anggota TNI Yang Terlibat Narkoba

Next Post

141 Perusahaan Sawit Belum Kantongi ISPO

Related Posts

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

Jambi Berduka, Ariansyah: Selamat Jalan Ade Ambon

4 Maret 2026
Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

28 Februari 2026
Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

Setahun Dillah – Muslimin Pimpin Tanjabtim, Simak Prestasinya?

27 Februari 2026
Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

Jaga Keamanan Pangan, Karantina Jambi Rutin Lakukan Pengawasan

27 Februari 2026
Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24 Februari 2026
Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

Rembuk Warga RT 20 Kenali Besar Bentuk Pokja Kampung Bahagia, Prioritaskan CCTV dan Drainase

18 Februari 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKRIM
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • DEMOKRASI
  • EKONOMI
  • MILENIAL
  • PENDIDIKAN

© 2024 PT Aksi Indah Pratiwi. All Rights Reserved. | Aksipost.com

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In